Jakarta, Bhirawa
Aryna Sabalenka mencapai tonggak sejarah baru dengan memperpanjang catatannya 77 pekan berturut-turut sebagai petenis perempuan No.1 dunia, melampaui juara tunggal Grand Slam 18 kali Chris Evert.
Dikutip dari WTA, Selasa, Sabalenka naik ke peringkat ke-11 dalam daftar petenis putri yang menghabiskan pekan terpanjang sebagai No.1 dunia sepanjang masa.
Untuk dapat masuk 10 besar, Sabalenka harus melampaui Martina Hingis, yang saat ini berada di peringkat ke-10 sepanjang masa. Ia pernah menjadi No.1 dunia selama 80 pekan berturut-turut pada 1997 hingga 1998.
Sementara itu, daftar 10 besar saat ini dipimpin oleh Steffi Graf dan Serena Williams, keduanya dengan 186 pekan berturut-turut, diikuti oleh Martina Navratilova dengan 156 pekan, dan Ashleigh Barty dengan 114 pekan.
Evert memiliki catatan yang lebih panjang dari yang disalip Sabalenka saat ini, yaitu 113 pekan berturut-turut di peringkat No.1 dunia dari tahun 1976-1978.
Graf juga memiliki catatan lain yakni 94 pekan. Selanjutnya, Monica Seles berada di peringkat ketujuh dengan 91 pekan, diikuti oleh catatan Navratilova lagi dengan 90 pekan, dan Graf lagi dengan 87 pekan, serta Hingis dengan 80 pekan menutup 10 besar.
Sabalenka memulai musim 2026 dengan sangat dominan, membukukan menang/kalah 23-1, dan memenangi tiga gelar.
Ia memulai musim dengan gelar di Brisbane, kemudian kalah dalam satu-satunya pertandingan musim ini melawan Elena Rybakina di final Australian Open.
Setelah absen dari rangkaian turnamen Timur Tengah pada Februari, ia kembali dan memenangi gelar Indian Wells pertamanya dan gelar Miami Open kedua berturut-turut.
Dalam 12 kemenangan beruntunnya di rangkaian turnamen “Double Sunshine” tersebut, ia hanya kehilangan dua set, dan telah memenangi 47 dari 51 set tahun ini.
Juara Grand Slam empat kali itu memiliki 11.025 poin peringkat, atau 2.917 poin lebih banyak daripada Rybakina yang berada di peringkat kedua.
Sabalenka saat ini berada di puncak klasemen Race to the WTA Finals.
Petenis berusia 27 tahun itu selanjutnya dijadwalkan untuk berkompetisi di WTA 500 Porsche Tennis Grand Prix di Stuttgart pekan depan. Ia belum pernah memenangi gelar di Stuttgart, tetapi telah mencapai final empat kali. [ant.kt]


