26 C
Sidoarjo
Sunday, February 22, 2026
spot_img

RSUD Jombang Gelar Forum Renja 2027 dan FKP 2026

Jombang, Bhirawa

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang menggelar Forum Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) tahun 2027 dan Forum Konsultasi Publik (FKP) 2026 di ruang Bung Hatta, RSUD Jombang, Jumat (20/02).

Acara yang digelar untuk memaparkan rencana program kerja 2027 sekaligus untuk menjaring masukan terkait program kerja yang akan dijalankan ini diikuti oleh perangkat daerah dan sejumlah stakeholder terkait.

Kegiatan dibuka oleh Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran, M.KP. Hadir pula, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Jombang, dr. Hendri Marzuki, SH, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Jombang, Anang Sumoriono, S.Kep., Ns., M.Kes, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Jombang, Hartono.

Perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Jombang, organisasi masyarakat, media, dan perwakilan difabel Jombang turut hadir dalam forum tersebut.

Direktur RSUD Jombang, Pudji Umbaran mengatakan, pihaknya berkomitmen membawa RSUD Jombang menjadi kebanggaan masyarakat.

“Lebih humanis, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima,” kata Pudji Umbaran.

Direktur RSUD Jombang menjelaskan, forum tersebut bertujuan untuk menyampaikan program RSUD Jombang, sekaligus meminta masukan dari berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas layanan yang akan dijalankan ke depan.

“Masukan dari stakeholder sangat penting untuk memperbaiki dan meningkatkan layanan kami,” ujar dia.

Direktur RSUD Jombang juga menekankan pentingnya penyampaian rencana kerja tahun 2027 kepada semua stakeholder yang terkait, baik langsung maupun tidak langsung, termasuk masyarakat sekitar, mulai dari kepala desa hingga organisasi kemasyarakatan.

Berita Terkait :  Bunda PAUD Sidoarjo Masa Bhakti 2025-2030 Dilantik dan Dikukuhkan Bupati Subandi

Dengan begitu diharapkan, mereka dapat ikut mengawsl rencana kerja yang telah disusun.

“Kami juga paparkan kinerja di 2025 dan rencana yang akan dilaksanakan pada 2026. Intinya, kami ingin meningkatkan kualitas dan volume pelayanan,” ungkap Pudji Umbaran.

Forum tersebut juga menjadi sarana untuk memastikan bahwa program yang dijalankan selaras dengan visi misi Bupati Jombang, Warsubi, yang ingin mewujudkan Jombang Maju dan Sejahtera.

Salah satu misinya adalah menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berkualitas, dan berdaya saing.

“Kami sebagai pelayanan kesehatan harus memastikan bahwa masyarakat Jombang sehat,” kata dia.

“Itu menjadi tugas kami yang harus dijalankan secara maksimal, baik dari sisi alat, SDM, hingga kompetensi tenaga medis,” terangnya.

Direktur RSUD Jombang juga memaparkan profil RSUD Jombang secara rinci, mulai dari luas lahan, jumlah tempat tidur, jumlah pegawai, hingga jumlah kunjungan pasien setiap hari.

Dia mengungkapkan, RSUD Jombang telah menyandang status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sejak 2008, yang memberi keleluasaan dalam pengelolaan anggaran. Inovasi pelayanan pun terus dilakukan setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami bangga karena RSUD Jombang sudah mengantongi akreditasi paripurna sejak 2022,” jelasnya.

“Selain itu, sejak 2015, RSUD Jombang menjadi rumah sakit rujukan regional Jawa Timur bagian tengah,” pungkas Direktur RSUD Jombang. [rif.adv]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru