25 C
Sidoarjo
Wednesday, February 25, 2026
spot_img

Reses DPRD Gresik, Rakyat Kompak Usulan Perbaikan Infrastruktur JPD dan RTLH

Anggota Komisi IV DPRD Gresik, dr Jumanto saat suasana reses bersama warga

DPRD Gresik, Bhirawa.
Serap aspirasi dari masyarakat atau reses, DPRD daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Dukun. Masyarakat kompak memberikan semangat usulan, yaitu kebutuhan perbaikan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas permukiman warga.

Menurut Anggota Komisi IV DPRD Gresik, dr. Jumanto mengatakan bahwa berbagai aspirasi dari masyarakat. Mayoritas keluhan terkait kondisi jalan poros desa (JPD), jalan lingkungan, hingga saluran air dan drainase yang membutuhkan perhatian serius.

“Banyak ruas jalan poros desa di wilayah Panceng dan Dukun yang dilaporkan rusak. Ada yang membutuhkan pengaspalan, pengecoran, hingga pemasangan penerangan jalan umum (PJU). Ini menjadi prioritas karena menyangkut akses utama masyarakat.”ujarnya.

Selain JPD, jalan lingkungan di hampir seluruh desa juga diusulkan untuk dilakukan pavingisasi maupun rabat beton. Perbaikan tersebut dinilai penting guna menunjang mobilitas warga, aktivitas ekonomi, serta akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Dari sisi lingkungan permukiman, kebutuhan perbaikan saluran air dan normalisasi sungai juga cukup tinggi. Warga berharap adanya penanganan serius untuk mencegah genangan maupun potensi banjir saat musim hujan. Tak hanya itu, sejumlah desa mengusulkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS/TP3SR) guna meningkatkan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata dan ramah lingkungan.

Beberapa aspirasi lain yang turut mengemuka adalah rehabilitasi fasilitas umum seperti posyandu dan pustu, perbaikan gedung sekolah, hingga pembangunan jembatan desa. Usulan tersebut menunjukkan perlunya peningkatan layanan dasar di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur publik di wilayah pedesaan.

Berita Terkait :  Pemkot Tingkatkan Zona Hijau Kota Batu Miliki Kualitas Tinggi

Selain infrastruktur, usulan signifikan juga datang dari program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Banyak warga yang kondisi rumahnya memerlukan peningkatan kualitas hunian agar lebih layak dan aman.

“Secara keseluruhan, aspirasi masyarakat berfokus pada perbaikan infrastruktur, peningkatan pelayanan dasar, dan kualitas permukiman. Ini menjadi catatan penting bagi kami untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran dan program pembangunan,”imbuhnya. (kim.hel).

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru