Sidoarjo,Bhirawa
Kepala Dinas PERKIM Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sidoarjo, Ir Bahruni Aryawan MSI, mengatakan pada tahun 2026 ini akan ada sekitar 800 unit rumah warga miskin di Kabupaten Sidoarjo , yang akan mendapat bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH).
Menurut Bahruni, jumlah tersebut sebanyak 500 unit didapat dari bantuan Pemerintah Pusat, sisanya berasal Program Pokir DPRD Sidoarjo dan Baznas Sidoarjo.
“Pada tahun 2027 nanti , rencananya Kabupaten Sidoarjo juga akan mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat, sebanyak 400 unit rumah tidak layak huni yang akan direhab,” kata Bahruni, saat dihubungi, Minggu (18/1) akhir pekan lalu.
Pada tahun 2025 lalu, Kabupaten Sidoarjo, pihaknya juga sudah merealisasikan sebanyak 212 rumah tidak layak huni warga miskin yang telah direhab.
Bahruni juga mengatakan pada tahun 2026 ini, pihaknya akan melakukan pembangunan jamban sehat untuk 600 rumah tangga. Rencana Pada tahun 2027 sebanyak 1.000 rumah tangga. Sedangkan Pada tahun 2025 lalu, pihaknya telah merealisasikannya kepada 908 rumah tangga. “Semoga lingkungan di Kabupaten Sidoarjo terus menjadi sehat, tidak kumuh lagi,” katanya.
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, saat hadir melihat pelaksanaan program rumah tidak layak huni di Desa Sidorejo kecamatan Krian, belum lama ini, mengatakan program rehab rumah tidak layak huni akan disebar di 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.
Mimik minta kepada warga di Kabupaten Sidoarjo agar melaporkan kepada Pemkab Sidoarjo apabila di lingkungannya ada warga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni. “Pendataan harus jelas, harus sesuai kondisi bangunan rumah,” kata Mimik.
Laporan yang disampaikan warga, kata Mimik, semoga segera ditindaklanjuti oleh Pemkab Sidoarjo, agar rumah warga bisa berubah menjadi sehat, aman dan layak.[kus.ca]

