Warga Desa Alas Tengah bersama Satgas Ke-127 TMMD Kodim 0823 Situbondo gotong royong meratakan jalan licin di Dusun Plampang.
Situbondo, Bhirawa.
Semangat kebersamaan kembali terlihat di lokasi kegiatan TMMD ke-127 Kodim 0823 Situbondo di Dusun Plampang RT 07 RW 03, Desa Alas Tengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Minggu (22/2). Akibat kondisi jalan yang licin, tidak dapat dilalui kendaraan pengangkut material, ke lokasi TMMD.
Menurut Ws. Danramil 16 Sumbermalang Pelda Mustakim, pihaknya harus mengerahkan warga bersama Satgas TMMD untuk meratakan badan jalan, kemarin.
“Kondisi jalan tanah yang basah dan berlumpur membuat kendaraan pengangkut material tidak mampu menanjak menuju titik pekerjaan. Menyikapi hal tersebut, kami bergerak cepat mengajak masyarakat turun langsung ke lapangan guna mempercepat perbaikan akses jalan agar distribusi material dapat kembali berjalan lancar,” tutur Mustakim.
Dengan penuh semangat, lanjut Mustakim, warga bersama anggota Satgas TMMD ke-127 bahu-membahu menata dan meratakan batu di sepanjang jalur yang licin.
“Pengerjaan ini tidak hanya melibatkan kaum pria, para perempuan pun turut ambil bagian dalam gotong royong tersebut,” kupas Mustaki.
Pelda Mustaki menyampaikan bahwa kebersamaan antara TNI dan rakyat merupakan kekuatan utama dalam menyukseskan program TMMD. Menurutnya, partisipasi aktif warga menjadi bukti bahwa pembangunan ini benar-benar dibutuhkan dan didukung penuh oleh masyarakat.
“Melalui kerja keras dan semangat gotong royong tersebut, diharapkan akses jalan di Dusun Plampang segera dapat dilalui kendaraan material sehingga seluruh sasaran fisik TMMD ke-127 dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Alas Tengah,” pungkas Mustaki.
Salah satu warga yang ikut terjun membantu perbaikan jalan yaitu Nami. Perempuan tangguh ini terlihat aktif mengayunkan cangkul dan membantu meratakan batu bersama personel Satgas TMMD. Kehadirannya menjadi simbol semangat dan tekad masyarakat Dusun Plampang yang menginginkan pembangunan jalan segera rampung.
“Kami ingin jalan ini cepat selesai agar akses kami lebih mudah, terutama untuk kegiatan ekonomi dan kebutuhan sehari-hari,” ungkap Nami.(awi.hel).

