24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Program MBG Mulai Menyasar Pelajar dan Ibu Hamil di Sukapura

Kab Probolinggo, Bhirtawa.
Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai diimplementasikan di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, ditandai dengan peluncuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sapikerep, Kamis (22/1). Kehadiran SPPG ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi anak usia sekolah serta kelompok rentan di wilayah lereng Bromo.

Peluncuran SPPG Desa Sapikerep dihadiri unsur Forkopimka Sukapura, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), mitra pelaksana dari Yayasan Cinta Insan Abadi CV Nadia, Puskesmas Sukapura, KUA Sukapura, Korwil Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Sukapura, serta relawan SPPG.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kabupaten Probolinggo, Pujo Wisnu, menjelaskan bahwa Kecamatan Sukapura diproyeksikan memiliki dua unit SPPG untuk melayani kebutuhan gizi sekitar 4.600 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). “Untuk tahap awal, SPPG Desa Sapikerep mulai mendistribusikan MBG kepada sekitar 1.068 KPM secara bertahap. SPPG berikutnya direncanakan beroperasi di Desa Ngepung,” ujarnya.

Pujo menyebutkan, wilayah layanan SPPG Desa Sapikerep meliputi Desa Sapikerep, Sariwani, sebagian Desa Sukapura, Ngadirejo, Wonokerto, Ngadas, Jetak, Wonotoro, hingga Desa Ngadisari. Adapun sasaran program MBG mencakup pelajar, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Seluruh proses pendistribusian, lanjut Pujo, telah disiapkan sesuai standar operasional, mulai dari pengolahan makanan yang higienis hingga kesiapan armada dan petugas lapangan. “Kami berharap program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan turut mendukung upaya penurunan angka stunting di Kecamatan Sukapura,” katanya.

Berita Terkait :  UINSA Resmi Buka Fakultas Kedokteran

Sementara itu, Plt Camat Sukapura, Nur Rachmad Sholeh, menyampaikan bahwa SPPG Desa Sapikerep merupakan unit pertama yang beroperasi di wilayahnya. Ia berharap keberadaan SPPG ini dapat menjadi awal penguatan layanan pemenuhan gizi di kawasan pedesaan. “Pelaksanaannya memang masih bertahap, namun kami berharap manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurut Rachmad Sholeh, pendistribusian MBG akan terus diperluas, termasuk bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. “Kehadiran SPPG ini sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Kami berharap ke depan bisa dikembangkan di desa-desa lain di Sukapura,” pungkasnya.[fir.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru