Pasuruan, Bhirawa
Presiden RI, Prabowo Subianto mengapresiasi sebuah pertunjukan, berupa variasi baris berbaris Pocil (Polisi Cilik) Sekolah Rakyat pada acara Peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi, di Banjarbaru, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1) kemarin.
Berkat aksi baris-berbaris Pocil SRMP 28 Kota Pasuruan binaan Polres Pasuruan Kota, Presiden Prabowo langsung bertepuk tangan sambil memberikan pujian atas kekompakan dan kedisiplinan yang ditunjukkan para siswa.
Atas apresisasi itu, Kepala Sekolah SRMP 28 Pasuruan, Yuli Prihatini menyatakan rasa bangga dan gembira, sebab anak didiknya mampu mendapatkan perhatian langsung oleh Presiden, Prabowo Subianto. “Kami sangat senang dan bergembira. Apalagi, SRMP 28 bisa tampil menarik, di hadapan Pak Prabowo dan jajarannya, menteri-menterinya,” ujar Yuli Prihatini, Selasa (13/1).
Sedangkan, untuk latihannya dibina secara langsung oleh aparat di Kepolisian Resor Pasuruan Kota. “Pembinanya langsung dari Polres Pasuruan Kota. Penampilannya dilakukan sesuai harapan,” jelas Yuli Prihatini.
Penampilan Pocil itu adalah hasil kolaborasi siswa dari sejumlah sekolah di Kota Pasuruan. Yaitu SD Al-Kautsar Kota Pasuruan, SD Unggulan NU Kota Pasuruan, SMP Bahtera Indonesia Pasuruan, SD Tri Bahasa Harapan Bangsa Pasuruan hingga SRMP 28 Pasuruan.
Seluruhnya berada di bawah binaan Polres Pasuruan Kota. Salah satu Pocil yang ikut tampil, Rachmad Albi Fachri. Ia yang diminta langsung oleh Presiden Prabowo untuk menghadap. “Bagus sekali itu tadi. Komandannya suruh menghadap saya. Saya kira tidak kalah dengan SMA Taruna. Sikapnya itu loh, balik kanannya saya tidak pernah melihat. Luar biasa,” jelas Yuli Prihatini yang menirukan kalimat Presiden, sambil mengirim video sambutan Prabowo Subianto.
Usai acara, anak didiknya langsung mendapat ucapan dan berjabat tangan langsung dengan Presiden. Bahkan, Presiden Prabowo menjamin untuk memasukkan Albi ke SMA Taruna Nusantara. Kemudian bisa dapat melanjutkan pendidikan ke akademi kepolisian atau militer. “Dan semoga cita-cita itu terwujud,” cetus Yuli Prihatini.
Selain Presiden, apresiasi juga datang dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) serta Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Selain dari SRMP 28 juga ada siswa sekolah lainnya yang pernah tampil di pre launching Sekolah Rakyat di Kantor Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf.
Diketahui, Pocil SRMP 28 Kota Pasuruan binaan Polres Pasuruan Kota menjadi bukti nyata pembinaan karakter disiplin dan kebangsaan dapat tumbuh dari berbagai latar belakang pendidikan.
Program itu juga menunjukkan bahwa Sekolah Rakyat mampu setara dan berprestasi hingga tingkat nasional. Pocil Sekolah Rakyat tersebut merupakan kegiatan baris-berbaris yang dipadukan dengan variasi Peraturan Baris Berbaris (PBB), yang lahir dari gagasan penyusunan Buku Pedoman Polisi Cilik yang dipelopori oleh Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara.
Penyusunan buku pedoman tersebut terinspirasi dari kegiatan pembinaan Polisi Cilik yang rutin dilaksanakan oleh Satlantas Polres Pasuruan Kota. Dalam kegiatan tersebut, Polres Pasuruan Kota mengirimkan finalis Pocil untuk mengikuti perlombaan tingkat provinsi di Polda Jawa Timur.
Saat itu, Kota Pasuruan diwakili oleh SD Unggulan NU Bangilan dan berhasil meraih Juara 1 kategori Best Kostum Terbaik. Keberhasilan tersebut, ditambah dengan tingginya antusiasme dan semangat para siswa dalam berlatih Pocil, mendorong diterbitkannya Buku Pedoman Polisi Cilik.
Buku pedoman tersebut kemudian dikirimkan kepada Menteri Sosial Republik Indonesia untuk disahkan sebagai pedoman resmi Polisi Cilik Sekolah Rakyat.
Menindaklanjuti hal tersebut, Menteri Sosial RI memberikan amanat agar pelatihan Pocil diterapkan langsung kepada siswa Sekolah Rakyat dengan tujuan menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab serta solidaritas sejak usia dini.
Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota, AKP Amrullah Setiawan juga menyatakan apresiasi atas pencapaian Polisi Cilik Sekolah Rakyat yang mampu tampil hingga tingkat nasional. “Kami bangga karena anak-anak dari berbagai latar belakang sekolah dan agama mampu menunjukkan semangat dan kebersamaan. Program Polisi Cilik Sekolah Rakyat ini bukan hanya soal baris-berbaris, tapi bagaimana menanamkan disiplin, tanggung jawab serta rasa cinta tanah air sejak dini,” papar Amrullah Setiawan.
Sementara itu, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara menyatakankeberhasilan Pocil Sekolah Rakyat hasil dari kolaborasi dan pembinaan yang berkelanjutan. “Polisi Cilik Sekolah Rakyat adalah wujud nyata pembinaan karakter generasi muda. Melalui Pocil, anak-anak dilatih disiplin, kepemimpinan serta nilai persatuan dalam keberagaman. Kami berharap program ini menjadi inspirasi dan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembentukan generasi yang berkarakter dan berjiwa kebangsaan,” kata Davis Busin Siswara.
Capaian membanggakan Pocil Sekolah Rakyat Pasuruan Kota ini sekaligus menjadi kado istimewa bagi AKBP Davis Busin Siswara yang mendapatkan promosi jabatan sebagai Wakapolres Metro Bekasi Kota.
Program Polisi Cilik Sekolah Rakyat yang digagas selama masa kepemimpinannya di Pasuruan Kota menjadi warisan positif dalam pembinaan karakter generasi muda.
Keberhasilan Pocil Sekolah Rakyat tampil hingga di hadapan Presiden Republik Indonesia menjadi bukti dedikasi dan komitmen AKBP Davis Busin Siswara dalam mendukung pendidikan karakter, kedisiplinan.
Sekaligus nilai kebangsaan yang diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. [hil.wwn]

