32 C
Sidoarjo
Tuesday, March 17, 2026
spot_img

Prancis Kecam Serangan ke Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon

Moskow, Bhirawa

Prancis mengecam serangan terhadap Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL), dan menyerukan kepada pihak-pihak yang bertikai untuk kembali melakukan gencatan senjata, kata Kementerian Luar Negeri Prancis.

Pada Minggu (15/3), komando UNIFIL mengatakan bahwa pasukannya diserang, diduga oleh kelompok bersenjata yang tidak berafiliasi dengan pemerintah, dalam tiga insiden terpisah saat berpatroli di sekitar lokasi di Yater, Deir Kifa, dan Qallawiyah.

Kementerian Luar Negeri Lebanon mengecam serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian tersebut.

“Prancis mengecam keras penembakan yang terjadi beberapa kali terhadap tentara UNIFIL kemarin. Serangan dari kelompok bersenjata non-negara ini tidak dapat diterima.”

Prancis menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri, kembali melakukan gencatan senjata yang ditetapkan pada 26 November 2024 dan mematuhi Resolusi Dewan Keamanan 1701,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan pada Senin.

Kementerian tersebut menambahkan bahwa gerakan Hizbullah Lebanon harus melucuti senjata, dan Israel harus menghentikan operasi daratnya di Lebanon.

Pada awal Maret, roket ditembakkan dari Lebanon ke arah Israel, dan gerakan Hizbullah Lebanon menyatakan bertanggung jawab untuk serangan tersebut.

Tentara Israel membalas dengan serangan besar-besaran di daerah-daerah padat penduduk di seluruh Lebanon, termasuk di Beirut. Ratusan ribu warga mulai meninggalkan rumah mereka, mencari perlindungan di daerah-daerah yang dianggap lebih aman di dalam wilayah Lebanon. [ant.kt]

Berita Terkait :  Peran Media Penting Wujudkan Pilkada Damai Kota Batu

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!