25 C
Sidoarjo
Sunday, March 22, 2026
spot_img

PLN UIT JBM Dukung Penuh Proyek Strategis Nasional Tol Probolinggo–Banyuwangi

Proyek Strategis Nasional Tol Probolinggo–Banyuwangi

Surabaya, Bhirawa
PT PLN (Persero) menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional dengan keterlibatan secara aktif terhadap proses pekerjaan pemindahan konduktor di SUTT 150kV Paiton-Kraksaan dan SUTT 150kV Paiton-Situbondo yang saat ini menjadi obstacle keberlanjutan pekerjaan konstruksi tol, khususnya untuk paket 3 (STA20+200 – STA 45+800) pada Proyek Strategis Nasional (PSN) Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi).

General Manager UIT JBM, Handy mengungkapkan PT PLN (Persero) UIT JBM menyiagakan tim khusus untuk mengantisipasi potensi gangguan lain dari eksternal dan memantau secara berkala kondisi peralatan existing di penghantar dan gardu induk terkait, serta intensif berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Jatim Bali untuk menjaga kestabilan pasokan pembangkit dan beban selama pekerjaan.

“Berbagai upaya yang kami lakukan ini, menunjukkan begitu besarnya dukungan PLN terhadap keberlangsungan PSN Tol Probowangi yang diharapkan akan menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi provinsi wilayah timur ke depannya” terangnya, Rabu (28/5).

Sebagai salah satu dari 77 Proyek Strategis Nasional yang akan dilanjutkan tahapan pembangunannya pada era kepemimpinan Presiden Prabowo sesuai Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Maka pihak manajemen PT PLN (Persero) UIT JBM menjadikan hal ini sebagai salah satu fokus utama untuk bisa mendukung secara totalitas atas keberlangsungan proyek tersebut.

Berita Terkait :  Job Fair di Solo Sediakan 2500 Lowongan Kerja

Langkah konkret yang sudah dilakukan UIT JBM saat ini melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Probolinggo, telah intensif berkoordinasi dan bersinergi dengan pihak pelaksana dari pihak BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) dan KSO BUMN Konstruksi (PP-Waskita-Wika) dalam proses perencanaan, konsultasi, desain, dan monitoring pekerjaan secara langsung di lapangan.

Ruang lingkup pekerjaan yang menjadi prioritas adalah pembangunan 2 tower baru di SUTT 150kV Paiton-Kraksaan beserta pemindahan konduktornya dan pembangunan 1 tower baru di SUTT 150kV Paiton-Situbondo beserta pemindahan konduktornya, yang keduanya merupakan titik lokasi rencana pekerjaan konstruksi jalan tol.

Risiko keterlambatan proyek jalan Tol dan risiko keandalan sistem kelistrikan wilayah Jatim-Bali merupakan tantangan utama yang perlu disinergikan antara kedua belah pihak BUJT dan PT PLN (Persero).

Kondisi terkini progres pekerjaan per bulan Mei 2025 adalah tiga tower telah selesai erection, konduktor masih sebagian yang telah berhasil dipindahkan karena proses pekerjaan membutuhkan perizinan sistem yang dibatasi secara waktu, sebab mempunyai dampak penurunan keandalan dan pemadaman di sistem kelistrikan secara keseluruhan di wilayah Jawa timur dan Bali.

Oleh karena itu untuk memperjelas tugas dan wewenang masing-masing pihak guna minimalisir terjadinya risiko tersebut telah disepakati Perjanjian Kerjasama (PKS) yang disahkan pada tanggal 17 Maret 2025 lalu.
Pelaksanaan pekerjaan pemindahan konduktor membutuhkan 9 hari padam peralatan lagi, di mana secara bertahap pada tanggal 24-25 Mei 2025 dilaksanakan pekerjaan lanjutan untuk dua hari padam.
Mempersiapkan hal tersebut, PLN UIT JBM telah Menyusun rencana dan metode kerja bersama pihak BUJT dan KSO BUMN demi kelancaran dan ketepatan waktu pelaksanaan pekerjaan.

Berita Terkait :  Balad Group Sukseskan Program “Joint Venture” Tujuh Teluk Budidaya

Sebagai catatan bahwa kondisi ini dipastikan tidak menyebabkan pemadaman listrik pelanggan sebab telah tersedianya back up sistem kelistrikan yang memadai guna menunjang proyek besar ini. [riq.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!