Surabaya, Bhirawa
Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya bertajuk ‘Merah Putih Mengakar, Patriotisme Berkobar’, kegiatan yang diikuti ribuan mahasiswa baru di Lapangan Parkir Timur Untag Surabaya.
PKKMB dengan menperkenalan layanan terpadu, yang merupakan salah satu materi untuk dukungan terhadap kelancaran studi melalui sistem akademik dan kesejahteraan administrative, Rabu (3/9).
Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni Untag Surabaya, Moh. Taufiq, S.Psi., M.Psi., Psikolog menjelaskan materi tersebut berisi kebutuhan administrasi dan akademik mahasiswa akan dilakukan secara digital melalui sistem kampus, seperti pengenalan SIAKAD dan ELITAG sebagai sarana pembelajaran dan pengumpulan tugas.
“Mahasiswa diwajibkan mengikuti berbagai kegiatan yang diinput ke dalam SIM Poin sebagai syarat kelulusan, minimal 130 poin harus dipenuhi untuk memperoleh Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) dan sertifikat kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi,” ujarnya.
Lanjut Taufiq mengatakan bahwa mahasiswa bisa memanfaatkan berbagai unit layanan, seperti Poliklinik dengan pemeriksaan kesehatan gratis, Koperasi Mahasiswa, percetakan, layanan klaim asuransi, hingga Pusat Layanan Bahasa dengan fasilitas English Score Test, juga memiliki layanan pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi.
“Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) menyediakan informasi seputar kejuaraan, minat bakat, konseling, karier, serta beasiswa, mahasiswa dapat mengakses beasiswa apresiasi prestasi, akademik, non akademik, maupun KIP-K selama masih berstatus aktif, dan layanan Pengembangan Karier dan Alumni (PKA) memberikan konseling gratis serta mendampingi mahasiswa melalui pelatihan soft skill, CV Klinik, campus hiring, informasi magang, hingga peluang kerja,” tuturnya.
Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat, mengukapkan pentingnya pemanfaatan fasilitas kampus, karena akan membantu, seperti aplikasi yang disediakan kampus teknologi yang ada untuk menunjang studi.
“Mahasiswa dapat mengakses Perpustakaan Merah Putih di Graha Wiyata lantai dua dan tiga yang telah terakreditasi A, layanan tersedia meliputi peminjaman, referensi, repositori, hingga akses e-journal dan e-book bereputasi internasional,” ucap Supangat.
Untag Surabaya aktif mendukung kebijakan Kemendikti Saintek melalui program Kampus Berdampak, tambah Supangat, seperti PPK Ormawa, Magang Berdampak, Kampus Mengajar, hingga beasiswa berbasis kontribusi, Badan Kerja Sama Untag membuka kesempatan mahasiswa untuk mengikuti program internasional, antara lain short course, international credit transfer, dan student exchange.
Sementara itu, Wakil Rektor III, Dr. Hj. Sumiati, M.M., mengigatkan bahwa mahasiswa harus mampu mengelola waktu dengan baik, kini sudah dewasa, Jangan menunda tugas, manfaatkan sarana dan prasarana kampus agar bisa lulus tepat waktu serta membanggakan orang tua.
“Pengenalan layanan terpadu sejak PKKMB, Untag Surabaya merupakan komitmen membangun ekosistem pendidikan yang menyeimbangkan akademik dan kesejahteraan mahasiswa, ini sejalan dengan semangat “Merah Putih Mengakar, Patriotisme Berkobar” yang diharapkan mampu menumbuhkan nasionalisme sekaligus memperkuat solidaritas mahasiswa,” imbuhnya. [ren.wwn]



