31 C
Sidoarjo
Friday, February 6, 2026
spot_img

PETRONAS Lakukan Serah Terima Penggantian Kompensasi Alat Tangkap Ikan Terdampak Eksplorasi Sumur Barokah

Foto: Saat pembayaran ganti rugi rumpon nelayan Ketapang Sampang.

Sampang, Bhirawa.
PETRONAS, melalui anak perusahaannya PETRONAS North Ketapang Sdn. Bhd. (PNKSB), telah melakukan serah terima penggantian kompensasi kepada para nelayan alat tangkap ikan, berupa rumpon dan bubu yang terdampak. Kegiatan eksplorasi Sumur Barokah, di Wilayah Kerja North Ketapang, Kabupaten Sampang.

Penggantian kompensasi ini merupakan bagian dari komitmen PNKSB dalam memastikan kegiatan eksplorasi berjalan secara bertanggung jawab. Dampak terhadap alat tangkap ikan yang timbul dari rangkaian kegiatan eksplorasi, termasuk site survey, soil boring, serta pengeboran Sumur Barokah, telah melalui proses identifikasi dan
verifikasi yang dilakukan secara menyeluruh serta disepakati bersama oleh para nelayan
dan otoritas terkait sebelum nilai kompensasi ditetapkan.

Prosesi penggantian kompensasi dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026, di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, dengan dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Sampang, SKK Migas Jabanusa, tokoh masyarakat, serta para nelayan setempat.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan pendekatan kolaboratif dan
transparan yang senantiasa dijunjung dalam setiap tahapan kegiatan PNKSB. Sejalan dengan hal tersebut, PNKSB berkomitmen untuk menjalankan seluruh kegiatan operasinya secara aman, andal, dan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan
standar tertinggi dalam perlindungan lingkungan dan tanggung jawab sosial, serta mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Perusahaan juga terus memperkuat koordinasi dengan SKK Migas, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat guna memastikan sinergi yang berkelanjutan serta terciptanya nilai bersama.

Berita Terkait :  Rokok Ilegal Rambah 18 Kecamatan di Kabupaten Sidoarjo

Kepala SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan mengatakan: “Transparansi
dalam penanganan dampak operasional merupakan bagian penting dari tata kelola yang
baik di sektor hulu migas. Kami berharap komunikasi dan koordinasi dengan seluruh
pemangku kepentingan dapat terus terjaga dengan baik sehingga setiap kegiatan hulu migas dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Jumat (6/2/25).

“Selama lebih dari dua dekade, PETRONAS telah hadir sebagai mitra strategis dalam pengembangan energi nasional. Di Jawa Timur, PETRONAS mengoperasikan empat Wilayah Kerja, yakni Ketapang yang telah berproduksi sejak 2015, North Madura II, North Ketapang, dan Serpang”imbuhnya.

Lanjut Anggono Mahendrawan, kehadiran jangka panjang tersebut mencerminkan komitmen
PETRONAS untuk tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan energi regional, tetapi
juga secara konsisten menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah
operasi melalui berbagai program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang berkelanjutan.(lis.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru