30 C
Sidoarjo
Wednesday, March 18, 2026
spot_img

Peternak Ayam Petelur Terkendala Lahan, Bupati Kediri Siapkan Kajian Kawasan Budidaya


Kediri, Bhirawa
Peternak ayam petelur di Kabupaten Kediri masih menghadapi kendala lahan untuk mendirikan kandang yang sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Kondisi ini dinilai menjadi salah satu hambatan dalam pengembangan usaha peternakan layer di daerah yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi telur tersebut.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyatakan pemerintah daerah tengah menyiapkan langkah untuk mengatasi persoalan tersebut. Pada periode kedua kepemimpinannya, ia berharap kendala yang dihadapi para peternak dapat diselesaikan melalui kajian pembentukan kawasan budidaya.

“Kemarin dari DKPP mengajukan untuk melakukan kajian kawasan industri peternakan. Ini bagus, tapi mengapa tidak sekalian kawasan budidaya,” kata Bupati Kediri saat bertemu dengan jajaran pengurus dan anggota Koperasi Produsen Peternak Unggas Kediri (KPPUK).

Menurutnya, pembentukan kawasan budidaya tidak hanya dapat mengatasi persoalan peternak ayam petelur, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk pengembangan sektor lain. Kawasan tersebut, kata dia, berpotensi mencakup budidaya perikanan air tawar maupun sektor pertanian.

Berdasarkan data per 6 Maret 2026, populasi ayam petelur di Kabupaten Kediri mencapai 7.569.539 ekor dengan produksi telur sekitar 5.917.100 kilogram per bulan. Jumlah tersebut jauh melampaui kebutuhan telur masyarakat Kediri yang hanya sekitar 891.700 kilogram per bulan.

Saat ini terdapat sekitar 60 peternak unggas skala besar di Kabupaten Kediri. Sementara itu, pelaku usaha kecil dan mikro di sektor yang sama diperkirakan mencapai 2.800 orang. Dari aktivitas usaha tersebut, anggota KPPUK mampu menyerap tenaga kerja sekitar 1.000 hingga 1.200 orang.

Bupati Kediri menilai persebaran peternak yang masih terpencar perlu ditata melalui pengembangan kawasan budidaya agar lebih terintegrasi.

“Anggota KPPUK saat ini sebarannya masih belum tersentralisasi. Ini perlu nanti dijadikan satu kawasan dan pada 2026 ini dibuat kajiannya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPPUK Eko Sanjoyo mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kediri terhadap pengembangan usaha peternakan unggas. Ia menyebut melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP), pemerintah daerah selama ini terus memberikan pendampingan kepada para peternak.

“Kami berharap KPPUK dapat terus bersinergi dan mendukung program-program pemerintah daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kediri secara luas,” kata Eko. [van.nov.kt]

Berita Terkait :  Bentuk Sinergitas, Kapolres AKBP Ramadhan Sambangi Komunitas Wartawan Gresik

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!