25 C
Sidoarjo
Sunday, February 8, 2026
spot_img

Pers Jadi Mitra Strategis Pendidikan Jawa Timur

Aries Agung Paewai
Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dimaknai sebagai ruang refleksi penting bagi dunia pendidikan di Jawa Timur. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis dalam mengawal dan mendukung penyelenggaraan pendidikan yang transparan, responsif, serta berdampak nyata bagi masyarakat.

Menurut Aries, sejalan dengan tema Jatim Cerdas, Pendidikan Berdampak – Mewujudkan SDM Unggul dan Berdaya Saing, pers tidak lagi sekadar menjadi penyampai informasi. Lebih dari itu, pers hadir sebagai mitra pembangunan pendidikan yang turut menjaga mutu dan kualitas layanan pendidikan di berbagai jenjang.

“Pers memiliki peran penting dalam menyebarluaskan kebijakan pendidikan, mengangkat praktik-praktik baik di satuan pendidikan, sekaligus menyuarakan persoalan nyata yang dihadapi sekolah,” ujarnya.

Mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana, kekurangan tenaga pendidik, hingga tantangan pembelajaran di wilayah terpencil dan daerah 3T, kerap terungkap melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang.

Ia menilai, informasi yang disampaikan secara cepat dan dapat dipercaya telah mendorong lahirnya respon kebijakan yang lebih sigap dan tepat sasaran. Dengan demikian, upaya perbaikan layanan pendidikan dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu proses yang berlarut-larut.

Bagi Jawa Timur, pers juga menjadi jembatan aspirasi antara guru, peserta didik, dan masyarakat dengan pemerintah daerah. Tidak sedikit kebutuhan sekolah yang sebelumnya luput dari perhatian administratif justru terangkat melalui pemberitaan pers. Hal ini membantu pemerintah dalam merumuskan langkah strategis berbasis data dan fakta lapangan, terutama dalam percepatan pemerataan layanan pendidikan yang berkeadilan.

Berita Terkait :  Ajak ASN Kobarkan Semangat Juang di Bulan Pahlawan

Lebih jauh, Kadindik lulusan IPDN ini menekankan bahwa pers turut menjalankan fungsi edukasi dan pembentukan karakter di lingkungan pendidikan. Melalui kolaborasi seperti pelatihan jurnalistik sekolah, penguatan literasi media, public speaking, hingga pengembangan pers siswa, pers berperan menanamkan nilai kejujuran, berpikir kritis, etika bermedia, serta keberanian menyampaikan kebenaran.

“Semua ini merupakan bagian dari pendidikan berdampak yang kita dorong bersama,” pungkasnya. [ina.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru