27 C
Sidoarjo
Thursday, April 9, 2026
spot_img

Perkuat Internasionalisasi, Untag Surabaya Kerjasama dengan UTHM Malaysia


Surabaya, Bhirawa
Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya memperluas jejaring internasional dengan menjalin kerja sama resmi bersama Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). Kerjasama ini dibuktikan dengan Penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara kedua lembaga.

Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat, M.Kom., Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA., hadir secara langsung untuk menandatangani dokumen kerja sama tersebut bersama jajaran pimpinan dari Centre of Graduate Studies (CGS) UTHM.

Sementara dari pihak Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, penandatanganan dilakukan oleh Assoc. Prof. Ir. Dr. Rahisham Bin Abd Rahman selaku Deputy Dean (Graduate Development) Centre of Graduate Studies UTHM, yang juga didampingi oleh oleh Dean Centre of Graduate Studies Universiti Tun Hussein Onn Malaysia – Prof. Dr. Mohamad Zaky bin Noh.

Dikatakan Supangat, kedua institusi akan bekerja sama dalam berbagai bidang strategis, terutama di ranah keteknikan (engineering). Ruang lingkup kerja sama meliputi program penelitian bersama, pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Seluruh program ini dilandasi oleh prinsip kesetaraan, timbal balik, kesukarelaan, serta kejujuran dan itikad baik, sekaligus tetap mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di Republik Indonesia maupun Malaysia.

“Kami sangat menyambut baik kolaborasi dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia. Ini adalah langkah nyata Untag Surabaya untuk mendunia dan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi dosen serta mahasiswa kami untuk berkembang di tingkat internasional. Bidang teknik adalah salah satu unggulan kami, dan dengan kerja sama ini, kami yakin akan terjadi akselerasi dalam riset, publikasi, dan pertukaran ilmu pengetahuan,” ujar Supangat.

Berita Terkait :  Kolaborasi Polinema dan Industri Hasilkan Inovasi Sistem Daur Ulang Plastik Terintegrasi

Lebih lanjut, Supangat, Ph.D menegaskan bahwa kehadirannya langsung dalam penandatanganan ini menunjukkan keseriusan Untag Surabaya dalam menjalankan setiap poin perjanjian.

“Kami tidak hanya sekadar menandatangani dokumen, tetapi berkomitmen untuk mengimplementasikan setiap program kerja sama ini. Saya berharap dalam lima tahun ke depan, kita sudah bisa melihat banyak mahasiswa dan dosen yang merasakan manfaat langsung dari LoI ini,” tambahnya.

Sementara itu, Assoc. Prof. Ir. Dr. Rahisham Bin Abd Rahman sebagai Dekan Centre of Graduate Studies UTHM juga menyampaikan UTHM melalui Centre of Graduate Studies memiliki visi untuk mencetak profesional-profesional unggulan.

“Kami melihat Untag Surabaya sebagai mitra yang tepat di Indonesia karena memiliki visi yang sejalan dalam pengembangan sumber daya manusia di tingkat pascasarjana. Saya sangat mengapresiasi kehadiran Pak Supangat, yang menunjukkan dedikasi tinggi terhadap kerja sama ini,” ujar Dr. Rahisham.

Prof. Ir. Dr. Rahisham juga menambahkan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti LoI ini dengan program-program konkret. Diantarnya merancang skema pertukaran mahasiswa yang terstruktur, penelitian kolaboratif dengan pendanaan bersama, serta kegiatan pengabdian masyarakat lintas negara. “Kami ingin mahasiswa dan dosen dari kedua universitas benar-benar merasakan bahwa mereka bagian dari komunitas akademik global,” jelas Dr. Rahisham.

Berdasarkan dokumen yang telah ditandatangani, LoI ini berlaku efektif sejak 6 April 2026 dan akan tetap berlaku untuk jangka waktu lima tahun ke depan. Setelah periode tersebut berakhir, perjanjian dapat dilanjutkan kembali atas dasar kesepakatan bersama antara kedua belah pihak tanpa perlu menandatangani perjanjian baru dari awal.

Berita Terkait :  Siswa Disabilitas Bisa Ikut TKA

Penandatanganan LoI ini dilatarbelakangi oleh semangat kemitraan dan kepentingan bersama antara Cooperation Office Untag Surabaya dan Centre of Graduate Studies UTHM. Kedua institusi sepakat untuk mempromosikan kerja sama dalam program akademik berdasarkan prinsip-prinsip yang sudah disepakati, termasuk kesetaraan, timbal balik, kesukarelaan, serta kejujuran dan itikad baik.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan akan terjadi peningkatan kualitas riset, pengayaan wawasan akademik bagi mahasiswa dan dosen, serta penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia di bidang pendidikan tinggi. Fokus utama pada bidang teknik juga dinilai strategis mengingat kedua negara sedang gencar membangun infrastruktur dan mengembangkan teknologi.

Dengan terlaksananya penandatanganan LoI ini, Untag Surabaya dan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia resmi menjadi mitra strategis yang siap bergerak bersama dalam memajukan dunia pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di kawasan Asia Tenggara. [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!