Surabaya, Bhirawa
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri, DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Aksi Merawat Pertiwi melalui penanaman pohon dan penebaran benih ikan di Waduk Tirta Adhyaksa, kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai Waduk Unesa, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung Instruksi DPP PDI Perjuangan Nomor 881/IN/DPP/I/2026 tertanggal 22 Januari 2026 tentang “Merawat Pertiwi dalam Rangka Hari Ulang Tahun Ketua Umum PDI Perjuangan”, yang mewajibkan seluruh struktur partai, fraksi legislatif, serta kepala dan wakil kepala daerah kader PDI Perjuangan di seluruh Indonesia melaksanakan aksi nyata pelestarian lingkungan secara serentak.
Aksi di Surabaya diikuti jajaran pengurus DPC, PAC, badan sayap, serta kader PDI Perjuangan Kota Surabaya. Kegiatan difokuskan pada pemulihan ekosistem waduk sebagai habitat air tawar sekaligus ruang resapan air, sebagai bentuk keberpihakan partai terhadap isu lingkungan hidup, ketahanan ekologi, dan keselamatan rakyat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Armuji, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan manifestasi politik kerja nyata yang menjadi watak ideologis PDI Perjuangan.
“Ini adalah perintah langsung dari Ibu Ketua Umum. Kita merawat pertiwi dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan menjaga ekosistem agar tetap lestari. Jika dilakukan bersama-sama oleh seluruh rakyat Indonesia, kita bisa mencegah berbagai bencana, baik banjir maupun kerusakan lingkungan lainnya,” tegas Armuji di sela kegiatan.
Ia menambahkan, Aksi Merawat Pertiwi juga menjadi bagian dari penguatan konsolidasi ideologis kader agar seluruh struktur partai tetap membumi, dekat dengan persoalan riil rakyat, dan hadir memberikan solusi nyata di tengah masyarakat.
“Politik PDI Perjuangan adalah politik gotong royong dan kerja konkret. Bukan hanya bicara kekuasaan, tetapi bagaimana partai hadir menjaga alam, menjaga lingkungan, dan memastikan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Sesuai Instruksi DPP, aksi lingkungan ini meliputi penanaman minimal satu pohon oleh setiap kader, kerja bakti membersihkan lingkungan dan aliran sungai, pelepasan benih ikan di perairan setempat, serta pelepasan burung ke habitat yang layak.
Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat, komunitas lingkungan, petani, nelayan, serta unsur rakyat lainnya sebagai wujud nyata politik kerakyatan.
Melalui kegiatan di Waduk Tirta Adhyaksa, PDI Perjuangan Surabaya berharap mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar, memperkuat fungsi ekologis kawasan, sekaligus meneguhkan nilai-nilai gotong royong, keberlanjutan, dan keberpihakan kepada rakyat sebagaimana diajarkan Bung Karno dan terus diperjuangkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Aksi Merawat Pertiwi ini menjadi penegasan bahwa PDI Perjuangan bukan hanya partai politik elektoral, tetapi partai ideologis yang konsisten hadir di tengah rakyat, menjaga alam, merawat bumi, dan memperjuangkan Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian dalam kebudayaan. [dre]

