30 C
Sidoarjo
Thursday, April 2, 2026
spot_img

Peringati Hari Autisme, Bupati Gresik Dorong Kesetaraan Tanpa Diskriminasi

Gresik, Bhirawa

Peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia setiap tanggal 2 April menjadi momen penting untuk menyuarakan hak dan kesetaraan bagi para penyandang autisme serta disabilitas di tengah masyarakat. Tahun ini, kegiatan di Kabupaten Gresik mengusung tema “Akses Nyata Gerakan Kesetaraan Anak Spektrum Autisme” (ANGKASA), yang bertujuan mengubah pola pikir dari sekadar kesadaran menjadi penerimaan, penghargaan, dan pemberdayaan yang nyata.

Kegiatan yang digelar di Auditorium Gressmall ini tidak hanya seremoni, tetapi juga menjadi wadah edukasi, ekspresi, dan unjuk bakat. Ratusan anak dari berbagai sekolah reguler dan SLB se-Kabupaten Gresik, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA, tampil antusias dalam lomba dan pentas seni. Mereka membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk berkarya dan berprestasi.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan komitmennya untuk memastikan semua anak dan orang dewasa dengan autisme memiliki kedudukan dan hak yang sama dalam menjalani kehidupan yang utuh dan bermakna, tanpa diskriminasi.

“Kita ingin masyarakat Gresik semakin inklusif. Tidak ada penerimaan tanpa syarat, sama seperti kita memperlakukan anak-anak pada umumnya,” ujarnya.

Dalam mewujudkan hal tersebut, ada tiga hal utama yang terus didorong yaitu Lingkungan Sosial, membangun masyarakat yang menerima perbedaan,  medis dan Terapi, Fasilitas kesehatan dan pendukung sudah tersedia dan akan terus dipertahankan serta keluarga yaitu peran orang tua sangat penting dalam memberikan perhatian dan kesabaran ekstra bagi anak-anak istimewa ini.

Berita Terkait :  Magang MBKM di Ecoton, Irzal Belajar Advokasi Lingkungan

Bupati juga menyampaikan dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Gresik dalam hal kesempatan kerja. Saat ini tercatat sebanyak 72 Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas (TKPD) telah bekerja.

“Dari jumlah tersebut, 36 orang ditempatkan melalui Disnaker. Rinciannya, 15 orang bekerja di instansi pemerintah, 11 orang di BUMN/BUMD, dan 46 orang di perusahaan swasta,” terangnya.

Saat ini sudah ada 11 perusahaan yang peduli dan membuka lowongan. Pemerintah berharap semakin banyak perusahaan yang mau memberi kesempatan, serta mendampingi sesuai keterampilan dan potensi yang dimiliki agar masa depan mereka lebih cerah. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!