26 C
Sidoarjo
Tuesday, February 10, 2026
spot_img

PENS Luncurkan Kelas Internasional dan Program Studi Baru


Surabaya, Bhirawa
Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menambah kuota penerimaan mahasiswa baru menjadi 3.000 orang pada tahun 2026. Penambahan kuota tersebut seiring dengan dibukanya Program Kelas Internasional serta tiga program studi baru.

Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap pendidikan politeknik, sejalan dengan semakin meluasnya sebaran calon pendaftar, Selasa (10/2).

PPID Pelaksana PENS, Andri Suryandari, M.Med.Kom., menjelaskan bahwa pemohon informasi tidak hanya berasal dari Surabaya dan Sidoarjo, tapi dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Gresik, Bangil, dan Mojokerto, Bahkan juga datang dari luar provinsi seperti Jakarta dan sekitarnya, Bandung, hingga Pekanbaru.

“Pengunjung terjauh berasal dari Jayapura, mereka tidak hanya tertarik mengikuti seleksi, tapi ingin melihat langsung lingkungan kampus,PENS telah menyiapkan petugas yang siap melayani kebutuhan informasi admisi maupun informasi lain terkait PENS,” jelas Andri.

Lanjut Andri menyampaikan kuota mahasiswa dibagi 30% SNBP, 40% SNBT, dan 30% jalur mandiri, penambahan kuota sejalan dengan tiga program studi baru, seperti Sarjana Terapan Bisnis Digital, Teknologi Rekayasa Perancangan Manufaktur, dan Teknologi Rekayasa Keselamatan (K3).

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Akademik, Prof. Moch. Zen Samsono Hadi, ST, M.Sc., Ph.D., mengukapkan Program Kelas Internasional tersebut dibuka untuk enam program studi, yakni Sarjana Terapan Teknik Elektronika, Sarjana Terapan Teknik Elektro Industri, Sarjana Terapan Teknik Informatika, Sarjana Terapan Teknik Mekatronika, Sarjana Terapan Teknik Komputer, Sarjana Terapan Teknologi Game.

Berita Terkait :  Satukan Langkah Perkuat Kesehatan, Muscab VIII IBI Kab.Madiun Digelar

“Calon pendaftar telah dinyatakan eligible oleh sekolah asal dapat memaksimalkan peluang melalui jalur SNBP, selain nilai rapor, seleksi mempertimbangkan prestasi pendukung yang tercantum dalam portofolio,” pungkas Prof. Zen.

Prof. Zen menyampaikan bahwa semua prestasi bisa didaftarkan baik prestasi sains maupun non-sains seperti olahraga dan seni, pengalaman organisasi, hafidz Al-Qur’an, sertifikat kompetensi, hingga peran sebagai duta atau ambassador kegiatan berskala regional, nasional, maupun internasional juga menjadi poin penilaian.

“Selain prestasi, kesiapan diri serta tingkat keketatan program studi perlu diperhitungkan agar calon pendaftar tidak salah dalam menentukan pilihan, PENS menggelar FGD dan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di PSDKU Lamongan yang diikuti 55 guru Bimbingan Konseling dari SMA, SMK, dan MA,” imbuhnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru