26 C
Sidoarjo
Tuesday, February 10, 2026
spot_img

Pemkot Malang Seleksi 80 Driver Angkot Pelajar


Kota Malang, Bhirawa
Pemkot Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mematangkan kesiapan program angkutan sekolah gratis yang ditargetkan mulai beroperasi akhir bulan ini. Sebagai langkah awal Dishub bakal melakukan seleksi ketat terhadap 80 pengemudi (driver) guna menjamin keamanan dan kenyamanan siswa selama di perjalanan.

Kadishub Kota Malang, R. Widjaja Saleh Putra, menegaskan bahwa rekrutmen 80 sopir ini tidak dilakukan secara langsung oleh pemerintah, melainkan didelegasikan kepada koperasi angkutan yang telah ditunjuk sebagai operator. Langkah ini diambil untuk memastikan proses pemberdayaan sopir angkot lokal berjalan optimal.

“Target kami rekrutmen dimulai paling lambat pertengahan Januari. Meskipun dilaksanakan oleh koperasi, kami (Dishub) tetap melakukan pengawasan ketat dan menetapkan standar kualifikasi dalam proses seleksi tersebut,” tegas Widjaja Kamis (8/1) kemarin.

Menurut Widjaja, standar tinggi ditetapkan karena objek layanan adalah pelajar dari jenjang SD hingga SMA. Selain wajib memiliki dokumen administrasi seperti SIM A Umum dan lolos uji KIR armada, para sopir harus memenuhi kriteria perilaku yang baik.

“Kami menekankan sopir wajib ramah anak. Salah satu syarat mutlak adalah komitmen untuk tidak merokok selama bertugas. Kita tidak ingin para siswa menjadi perokok pasif di dalam angkutan,” tambah pria yang akrab disapa Jaya ini.

Terkait kelayakan armada, Dishub masih mentoleransi penggunaan unit keluaran tahun 2000, asalkan secara teknis dinyatakan laik jalan melalui uji KIR. Untuk menopang operasional ini, Pemkot Malang telah mengalokasikan anggaran subsidi sebesar Rp 1,9 miliar agar pelajar bisa menikmati fasilitas ini tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Berita Terkait :  Polres Madiun Gelar Apel Kesiapan Patroli Harkamtibmas Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba

Sementara itu, Ketua Serikat Sopir Indonesia (SSI) Kota Malang, Stefanus Hari Wahyudi, mengonfirmasi bahwa para anggotanya telah mulai menyiapkan berkas administrasi. Ia menyebut tiga koperasi akan menjadi wadah rekrutmen sekaligus operator di lapangan. “Kami menyambut baik program ini. Saat ini teman-teman sudah mengumpulkan syarat administrasi. Harapan kami, akhir bulan ini angkutan pelajar sudah mengaspal dan membantu mobilitas anak sekolah di Kota Malang,” ujar Hari.

Program ini nantinya akan beroperasi pada jam berangkat dan pulang sekolah (pukul 05.00 hingga 16.00 WIB). Di luar jam sibuk sekolah tersebut, para sopir tetap diperbolehkan menarik penumpang umum guna menambah penghasilan harian mereka. [mut.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru