27 C
Sidoarjo
Thursday, April 9, 2026
spot_img

Pemkot Batu Siapkan Aplikasi Prima SAE Dukung Penerapan Kombinasi WFH dan WFO

Kota Batu, Bhirawa
Pemerintah Kota (Pemkot) Batu siap mendukung pelaksanaan fleksibilitas kerja dengan optimalisai teknologi informasi dalam pelaporan kinerja.

Hal ini dengan menyiapkan aplikasi presensi online Prima SAE. Aplikasi ini disiapkan bagi ASN yang melaksanakan WFH pada hari Jum’at.

ASN Pemerintah Kota Batu bisa langsung Scan QR Code pada aplikasi ini. Selain itu mereka juga diberikan alternatif dengan mengunjungi website www.https; bkpsdm.batukota.go.id pada Bio Instagram.

“Penyediaan aplikasi ini untuk meningkatkan efektivitas dan produktivitas kinerja ASN di tengah kebijakan pelaksanaan fleksibilitas tugas kedinasan bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Batu,” ujar Nurochman, Wali Kota Batu, Kamis (9/4).

Penyediaan aplikasi ini untuk mendukung penerapan kombinasi Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO). Dengan adanya aoplikasi ini diharapkan ASN bisa tetap menjaga disiplin, tanggung jawab, serta dapat menjalankan tugas dengan fleksibel.

Selain itu, penyediaan aplikasi juga untuk memberikan kepastian agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap bisa memberikan pelayanan publik dengan optimal.
Karena dengan adanya sistem yang berjàlan Pemkot Batu bisa melaksanakan evaluasi kinerja pegawai dan melaksanakan pengawasan secara berkelanjutan.

Diketahui, penyesuaian kebijakan dilakukan Pemkot Batu dengan memulai menerapkan pengaturan kombinasi Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH) secara terbatas mulai April 2026.

Kombinasi ini dilakukan agar pelayanan publik tetap berjalan normal terutama pada OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Berita Terkait :  Kawikas Dukung Kol (Purn) Moch Said Pahlawan Nasional

Kebijakan ini dibuat menyusul adanya dinamika geopolitik global saat ini. Karena kondisi ini akan berpengaruh pada perkembangan ekonomi banyak negara, termasuk Indonesia.

Untuk itu ASN Pemerintah Kota Batu dituntut mampu beradaptasi dengan tekanan ekonomi yang ada.

“Kemampuan dalam beradaptasi melawan tekanan ekonomi ini bisa berupa pengambilan langkah efisiensi anggaran, penyesuaian pola kerja, serta penguatan pelayanan publik,” jelas Nurochman. Dan ini harus dilakukan agar kinerja pemerintahan tetap berjalan optimal, dan pelayanan publik masyarakat tetap terpenuhi.

Diketahui, situasi global saat ini berdampak langsung terhadap daerah. Dan hal ini berpotensi teejadinya penurunan aktivitas ekonomi yang berimbas pada pendapatan daerah dan sektor usaha.

Karena itu diimbau semua ASN bisa membaca situasi dengan baik, dan mengambil langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi daerah yang dimiliki.

Salah satu yang perlu diantìsipasi di Kota Batu adalah adanya pengurangan kegiatan di hotel sebagai bagian efisiensi anggaran. Hal ini akan berpotensi menekan sektor penerimaan pajak perhotelan, bahkan juga berdampak pada keberlangsungan tenaga kerja. Dan selaras dengan itu, Pemkot Batu juga akan menekan belanja operasional.

Dalam hal ini Wali Kota menginstruksikan dilakukan pengurangan rapat tatap muka skala besar, pembatasan perjalanan dinas, serta optimalisasi rapat daring sebagai alternatif efisiensi tanpa mengurangi substansi koordinasi.

“Kota harus memanfaatkan teknologi informasi. Rapat atau studi komparasi tidak harus selalu datang langsung jika bisa dilakukan secara daring dengan hasil yang sama,” tandas Wali Kota. [nas.dre]

Berita Terkait :  Wawali Kota Probolinggo Apresiasi Dedikasi Guru SLB Sinar Harapan

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!