26 C
Sidoarjo
Wednesday, February 18, 2026
spot_img

Pemkot Batu Alokasikan Bantuan Keuangan Revitalisasi Lapangan Desa

Pemkot Batu, Bhirawa
Pemerintah Kota Batu pada tahun ini mengalokasikan bantuan keuangan kepada desa- desa yang ada di Kota Wisata ini. Salah satunya dana untuk optimalisasi lapangan sepak bola di desa agar bisa menjadi ruang publik yang produktif.

Pemkot menginginkan keberadaan lapangan desa di Kota Batu bisa memiliki standar latihan sepak bola timnas dan atau tim liga 1 agar mampu menggerakkan aktivitas sosial serta perekonomian warga.

Wakil Wali Kota (Wawali) Batu, Heli Suyanto mengatakan bahwa pemberian bantuan anggaran optimalisasi lapangan desa ini mulai disosialisasikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik di tingkat Kecamatan.

Musrenbang Kecamatan ini efektif untuk media sosialisasi karena forum ini melibatkan perwakilan masyarakat dan pemuda yang aktif dalam menyampaikan aspirasi dan ide pengembangan desanya.

Salah satu Kecamatan yang telah menggelar Musrenbang Tematik ini adalah Kecamatan Bumiaji.”Dan perencanaan pembangunan di Kecamatan Bumiaji harus lebih menekankan pada program yang dapat memberikan manfaat nyata, bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik,” ujar Heli, Rabu (18/2).

Namun Wawali juga mengingatkan agar Musrenbang Tematik tidak berhenti pada tahap usulan. Program prioritas dengan kebutuhan anggaran terbatas diminta segera direalisasikan di tingkat desa. Adapun program strategis yang berdampak luas akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota.

Dalam Musrenbang Tematik Kecamatan Bumiaji, telah merumuskan arah pembangunan yang diselaraskan dengan Mbatu SAE sebagai Visi Misi Walkot Batu. Dan dalam pengembangan perekonomian, Kecamatan Bumiaji juga memiliki potensi besar di sektor pertanian. Potensi inilah yang harus diperkuat melalui kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Berita Terkait :  Ketua DPD RI Apresiasi Pemerintah Intervensi Penurunan Harga Tiket Pesawat

Ia menyoroti pentingnya kemitraan antara petani dan pelaku usaha. Untuk itu Heli memberikan masukan untuk pengembangan komoditas kopi agar rantai produksi dan pemasaran berjalan optimal.

“Ekologi dan ekonomi harus berjalan beriringan. Jika keduanya terjaga, kesejahteraan masyarakat akan tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Heli.

Dalam visi misi Mbatu SAE, Pemerintah Kota Batu berkomitmen untuk menyediakan fasilitas olah raga bagi warga pedesaan. Hal ini dilakukan dengan merevitalisasi lapangan desa yang telah ada.

Standar pengembangannya juga tak main- main. Lapangan desa yang ada di Kota Batu diperbaiki sehingga menjadi lapangan sepak bola yang laik sebagai tempat training atau latihan Tim Nasional (Timnas) dan atau klub sepak bola peserta Liga 1.

Dikatakan Wali Kota Batu, Nurochman bahwa pentingnya pengelolaan lapangan desa secara profesional dan terbuka. Menurutnya, fasilitas olahraga desa harus dapat dimanfaatkan secara luas, termasuk oleh pihak luar agar menjadi peluang peningkatan pendapatan desa.

Namun Wali Kota juga mengingatkan pemerintah desa untuk menyiapkan anggaran perawatan rutin agar kualitas lapangan tetap terjaga. Salah satu lapangan desa yang saat ini dalam proses revitalisasi ada di Desa Sumberejo.

Pembangunan Lapangan Desa Sumberejo ini didanai melalui Bantuan Keuangan Khusus Pemerintah Kota Batu Tahun Anggaran 2025 melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).

“Kita pastikan bahwa revitalisasi Lapangan Sumberejo akan segera rampung dan siap difungsikan pertengahan tahun 2026,” ujar Nurochman. (nas.dre)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru