Situbondo, Bhirawa
Jajaran Polres Situbondo bersama petani dan Pemerintah Kabupaten menggelar aksi tanam jagung serentak di lahan Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, Sabtu (7/3) sore. Kegiatan ini merupakan langkah nyata di tingkat daerah guna menyukseskan program ketahanan pangan nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Penanaman jagung perdana bertajuk Tanam Raya Serentak Kuartal I Tahun 2026 ini dipimpin langsung Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie. Kegiatan lintas sektoral ini turut dihadiri oleh PJ. Sekda Akhmad Yulianto, Wakapolres Kompol Toni Irawan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala BPS, Kepala Bulog Cabang Bondowoso, perwakilan Kodim 0823, jajaran Forkopimca, hingga Ketua Kelompok Tani (Poktan) Kecamatan Panarukan.
Dalam aksi yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB tersebut, Polisi dan petani bahu-membahu menyemai sekitar 60 kilogram benih jagung varietas Bhayangkara. Puluhan kilogram benih unggul itu ditanam di atas lahan kering seluas kurang lebih empat hektare yang telah disiapkan sebelumnya.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu menjelaskan, kolaborasi Polri, Pemkab dan petani ini tidak sekadar seremonial, melainkan berorientasi pada hasil panen yang bisa dinikmati langsung oleh Kelompok Tani dan warga sekitar di kemudian hari.
“Hari ini kami bersama lintas sektoral melaksanakan penanaman jagung serentak kuartal pertama tahun 2026 di Desa Gelung. Harapannya, semoga hasil panen nanti melimpah, bisa langsung memberikan manfaat kesejahteraan bagi masyarakat, dan tentunya mendukung ketahanan pangan nasional,” terang AKBP Bayu.
Masih kata AKBP Bayu, setelah menyelesaikan penanaman di lahan kering, agenda dilanjutkan dengan sesi tatap muka secara virtual. “Rombongan di Situbondo mengikuti arahan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang memantau pelaksanaan Tanam Raya Serentak se-Indonesia langsung dari Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan,” jelasnya.
Melalui sinergi semua pihak, diharapkan target swasembada pangan dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi dengan baik. “Khususnya dalam menjaga stabilitas pasokan jagung di wilayah Kabupaten Situbondo,” pungkas AKBP Bayu.[awi.ca]


