29 C
Sidoarjo
Wednesday, March 4, 2026
spot_img

Pemkab Imbau Masyarakat Tidak Perlu Panic Buying, Pastikan Komoditas Pangan

Tuban, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban memastikan ketersediaan komoditas bahan pokok dan bahan pangan lainnya dalam kondisi aman di bulan Ramadan dan jelang Idul Fitri 1447 H.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kabupaten Tuban, Handrijanto saat meninjau pelaksanaan Pasar Murah yang digelar TPID Jatim di halaman Mal Pelayanan Publik Tuban, Rabu (04/03/2026).

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kabupaten Tuban, Handrijanto, menegaskan stok pangan di wilayah Kabupaten Tuban masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi dengan distributor serta instansi terkait, komoditas bahan pokok maupun bahan pangan lainnya di Kabupaten Tuban dalam kondisi aman dan tersedia,” ujarnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Handrijanto mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan. Menurutnya, perilaku panic buying justru dapat memicu ketidakseimbangan distribusi dan berpotensi memengaruhi stabilitas harga di pasaran.

“Tidak perlu panic buying karena stok pangan di Tuban aman. Belilah sesuai kebutuhan, agar distribusi tetap lancar dan harga tetap terkendali,” tegasnya.

Pemkab Tuban bersama TPID dan instansi terkait terus melakukan pemantauan harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional maupun modern. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan pengendalian inflasi daerah, khususnya pada momentum meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Berita Terkait :  Pemkot Batu Tingkatkan Siaga Kedaruratan Antisipasi Potensi Bencana

Sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga, Pemkab Tuban juga menggelar Pasar Murah Ramadan di 20 kecamatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Kabag Perekonomian dan SDA Tuban ini menjelaskan penyelenggaraan pasar murah tersebut bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap kuat dan tidak mengalami penurunan signifikan di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan.

“Kami ingin memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Karena itu, intervensi pasar melalui pasar murah kami lakukan secara merata di 20 kecamatan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” jelasnya.

Dengan sinergi dan kesadaran bersama, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Kabupaten Tuban tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman. [hud.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!