Bondowoso, Bhirawa
Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bondowoso memperkuat komitmennya dalam pengentasan kemiskinan serta penguatan ketahanan sosial masyarakat.
Bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bondowoso, pemerintah daerah menyalurkan santunan kepada ratusan anak yatim dan kaum dhuafa. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Raden Bagus Asra, Bondowoso, Rabu (11/3).
Program santunan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek spiritual dan kemanusiaan.
Dalam sambutan tertulis Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid yang dibacakan oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso Sholikin, ditegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bondowoso periode 2025-2030.
“Pembangunan Bondowoso harus bersifat inklusif. Pemerintah ingin memastikan tidak ada anak yatim maupun kaum dhuafa yang merasa tertinggal dalam gerak pembangunan daerah. Hal ini menjadi wujud penguatan ketahanan sosial melalui semangat gotong royong,”paparnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan upaya menghadirkan keadilan sosial bagi masyarakat. “Kemajuan infrastruktur harus dibarengi dengan keadilan sosial, sehingga kebahagiaan Ramadan dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok desa,”jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Baznas Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan kepada 500 penerima manfaat, yang terdiri dari 250 anak yatim dan 250 kaum dhuafa. Seluruh penerima merupakan hasil kurasi dan validasi data dari 23 kecamatan di Kabupaten Bondowoso.
Baznas dinilai menjadi mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam proses validasi data kemiskinan sehingga penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi jembatan keberkahan antara pemerintah, para muzakki (pembayar zakat), dan mustahik (penerima manfaat).
Di momentum Ramadan, santunan tersebut diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. [san.wwn]


