26 C
Sidoarjo
Wednesday, March 4, 2026
spot_img

Pemerhati Sejarah Ingatkan Narasi Bung Karno di Jombang Adalah Aset Besar

Pemerhati sejarah di Jombang, Arif Yulianto atau Cak Arif.

Jombang, Bhirawa.
Pemerhati sejarah di Jombang, Arif Yulianto atau Cak Arif mengingatkan semua pihak, terutama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang bahwa narasi sejarah tentang Bung Karno yang lahir di Ploso, Jombang dengan segala instrumennya adalah sebuah aset besar yang seharusnya dikelola dengan baik.

Hal tersebut kata Cak Arif, karena narasi sejarah tersebut dapat berdampak positif bagi perekonomian masyarakat dan juga pendapatan bagi Pemkab Jombang.

Untuk itu kata dia, seharusnya dalam hal, ini Pemkab Jombang responsif menangkap peluang tersebut.

Untuk diketahui, berdasarkan narasi sejarah yang ada saat ini, baik kajian Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Jombang maupun data-data para penelusur sejarah, Bung Karno diyakini lahir di Ploso, Jombang pada tanggal 6 Juni 1902. Hal itu didasari sejumlah data tertulis maupun cerita-cerita tutur yang ada.

“Seharusnya ini menjadi sebuah kebanggaan bahwa Bung Karno yang merupakan Proklamator dan juga Presiden Pertama RI, lahir di Jombang,” kata Cak Arif, Jumat (16/01/2026).

“Dengan narasi sejarah yang ada ini, seharusnya menjadikan sebuah komitmen kuat bagi Pemkab Jombang untuk serius. Tidak cukup hanya jadi perspektif saja, harus jadi komitmen,” tandas dia.

Cak Arif menyampaikan, beberapa hal bisa dilakukan oleh Pemkab Jombang, mulai penetapan situs kelahiran Bung Karno menjadi cagar budaya peringkat kabupaten, hingga langkah-langkah pelestarian dan pemanfaatan.

Berita Terkait :  Mahasiswa Komunikasi UNTAG Surabaya Kembangkan Strategi Kreatif untuk Branding Bagi Kopi Margorejo

“Bekas rumah kelahiran Bung Karno di Ploso informasinya masih milik pribadi. Ini seharusnya mulai difikirkan jika perlu dibeli oleh Pemkab. Ini jejak orang penting, harusnya juga penting untuk mulai difikirkan,” ulas Cak Arif.

“Juga harus sudah mulai difikirkan jika rumah itu direkonstruksi, seperti apa. Kemudian tentang penataan lingkungan, termasuk juga soal UMKM-nya. Jadi ini adalah aset yang luar biasa,” tandas Cak Arif lagi.

Sementara itu, pada bulan Juni 2025 yang lalu, Budayawan Jombang, Nasrul ilah mengatakan bahwa Bung Karno lahir di Jombang merupakan sebuah kebanggaan.

“Ini tentu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, Bung Karno lahir di Jombang,” kata Cak Nas, Senin (09/06/2025).

Cak Nas waktu itu juga menyampaikan, jika nanti sudah ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat Kabupaten sebagai Situs Kelahiran Bung Karno, bekas rumah kelahiran Bung Karno di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang diharapkan dapat dilakukan pemugaran oleh pemerintah.

“Dan yang tak kalah pentingnya, nilai-nilai kebangsaan yang dicetuskan oleh Bung Karno bisa diajarkan kepada para generasi muda seperti kepada para pelajar di sekolah,” tutur Cak Nas saat itu.

“Yang penting lagi, ketika nanti dikembangkan menjadi destinasi wisata warisan sejarah, juga harus ada transformasi nilai-nilai kebangsaan di lokasi tersebut,” pungkasnya saat itu.(rif.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!