Penutupan Jalan Suparjan Mangun Wijaya, Kota Kediri dalam rangka pemasangan erection girder proyek tol Kediri–Tulungagung.
Kota Kediri, Bhirawa.
Proyek pembangunan jalan tol Kediri–Tulungagung berdampak pada penutupan total Jalan Suparjan Mangun Wijaya, Kota Kediri hingga Minggu (26/1). Penutupan dilakukan untuk mendukung proses pemasangan erection girder proyek tol.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin mengatakan, penutupan jalan sudah dimulai sejak Kamis pagi pukul 08.00 WIB dan direncanakan dibuka kembali pada Minggu malam pukul 24.00 WIB.
“Penutupan jalan dilakukan Kamis pagi pukul 08.00 WIB dan dibuka kembali Minggu malam pukul 24.00 WIB, sehingga Senin pagi sudah bisa dilalui kembali,” kata Cholisudin, Jumat (23/1).
Selama pelaksanaan pekerjaan, seluruh kendaraan, baik kendaraan umum maupun pribadi, tidak diperbolehkan melintas di Jalan Suparjan Mangun Wijaya. Namun demikian, pengguna jalan masih diperbolehkan melintasi sirip-sirip jalan dengan tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Cholisudin menambahkan, penutupan jalan tersebut berdampak pada pengaturan lalu lintas, khususnya bagi kendaraan besar seperti bus dan truk. Untuk itu, Dinas Perhubungan Kota Kediri telah menyiapkan rekayasa lalu lintas selama masa penutupan berlangsung.
“Bus dari arah Tulungagung tetap wajib masuk Terminal Tamanan, kemudian berputar ke arah timur melalui Jalan Yos Sudarso menuju Surabaya. Sementara bus dari arah Surabaya tidak diwajibkan masuk Terminal Tamanan dan bisa langsung melalui Jalan Diponegoro ke arah Ngronggo menuju Tulungagung,” jelasnya.
Sementara itu, kendaraan pribadi dapat menggunakan Jalan Kawi dan Jalan Veteran sebagai jalur alternatif. Pengusaha maupun pengguna kendaraan bermuatan besar juga diimbau untuk memperhatikan rute truk yang telah ditentukan sesuai rekayasa lalu lintas yang diberlakukan.
Cholisudin turut mengimbau masyarakat yang biasa mengakses bus di sepanjang Jalan Suparjan Mangun Wijaya maupun Jalan Ahmad Dahlan agar sementara berpindah ke kawasan Jalan Yos Sudarso sisi utara selama masa penutupan berlangsung.
“Untuk masyarakat yang biasa mengakses bus di kawasan tersebut, kami imbau sementara berpindah ke Jalan Yos Sudarso sisi utara. Aktivitas masyarakat lainnya tetap bisa melalui Jalan Kawi atau Jalan Veteran,” paparnya.
Guna memastikan kelancaran dan keamanan lalu lintas, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan Kota Kediri, Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota, serta LMA selaku pelaksana proyek tol akan melakukan patroli dan pengamanan di lapangan.
Pemkot Kediri menegaskan bahwa penutupan Jalan Suparjan Mangun Wijaya bersifat tentatif. Apabila pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal, maka jalan tersebut akan dibuka kembali lebih awal.(van,nov.hel)

