25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Pelepasan dr. Al Hafiz Ibrahim, Bukti Keberhasilan Program Fellowship FK Unusa dan USM


Surabaya, Bhirawa
Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK Unusa) resmi melepas dr Al Hafiz bin Ibrahim, peserta fellowship asal dari Universiti Sains Malaysia (USM).

Program Fellowship Bersama USM sudah berlangsung dua tahun, Program tersebut wujud nyata kontribusi Unusa mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Program fellowship ini menujukan FK Unusa sebagai salah satu pusat pengembangan IPM di Indonesia yang memiliki daya tarik akademik hingga tingkat regional Asia Tenggara, Senin (2/2).

Rektor Unusa Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA, IPU, ASEAN.Eng., menyampaikan internasionalisasi pendidikan jadi salah satu strategi utama meningkatkan daya saing perguruan tinggi.

“Kerja sama antara Unusa dan USM merupakan kolaborasi strategis yang tidak hanya berdampak pada pengembangan akademik, tapi memperluas jejaring riset dan inovasi Kesehatan, melalui program fellowship menjadi pintu masuk penguatan kerja sama internasional yang lebih luas, kedepannya kolaborasi dikembangkan melalui pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, hingga pengembangan inovasi layanan kesehatan,” pungkasnya.

Rektor menambahkan FK Unusa memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan kedokteran adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan layanan kesehatan modern.

“Kolaborasi internasional seperti fellowship USM jadi bagian dari upaya Unusa mencetak tenaga medis unggul yang mampu berkontribusi pada pengembangan layanan kesehatan di tingkat nasional maupun global,” tutur Prof. Tri Yogi.

Koordinator program fellowship dan pakar rehabilitasi medik FK Unusa, Dr. dr. Rita Vivera Pane, Sp.KFR (K), FIPP, mengukapkan program dirancang tidak cuman sebagai sarana transfer ilmu, tapi sebagai ruang pertukaran pengalaman klinis dan penguatan jejaring akademik internasional.

Berita Terkait :  Dugaan Pemotongan Bantuan Orang Miskin, Polres Sampang Panggil Dinsos dan Pendamping

“FK Unusa terus mengembangkan keilmuan Intervention Pain Management melalui kolaborasi berbagai kolegium profesi di Indonesia, dari Program fellowship jadi salah satu bentuk kontribusi dalam memperluas manfaat keilmuan tersebut hingga tingkat internasional,” ujarnya.

Dr. Rita mengatakan bahwa program fellowship USM di FK Unusa telah diikuti tiga peserta internasional, Alumni pertama, dr. Hasyimah, kini berperan sebagai pengajar IPM di Malaysia, Program tersebut dilanjutkan oleh dr. Ashari, dan terbaru dr. Al Hafiz, program ini menunjukkan tingkat kepercayaan institusi mitra terhadap kualitas pendidikan dan pengembangan keilmuan di FK Unusa.

“Pengembangan sumber daya manusia kesehatan menjadi kunci meningkatkan kualitas layanan rehabilitasi medik, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan kompetensi tenaga medis yang kompetitif di tingkat regional,” ucap Dr. Rita

Sementara itu, dr. Al Hafiz menjelaskan menjalani berbagai aktivitas akademik dan klinis komprehensif, mulai dari sesi pembelajaran klinis, perkuliahan, workshop, konferensi ilmiah, hingga pelatihan teknologi diagnostik berbasis ultrasound scanning, proses saya jalankan berlangsung di Rumah Sakit Haji Surabaya yang jadi mitra pendidikan klinis FK Unusa.

“Pengalaman belajar di Unusa memberikan perspektif baru dalam praktik rehabilitasi medik berbasis pendekatan intervensi, dalam Program ini memberikan pengalaman akademik dan klinis yang sangat lengkap, memperdalam kompetensi klinis, juga mendapatkan kesempatan berdiskusi serta berbagi pengalaman bersama dokter muda di Indonesia,” imbuh dr. Al Hafiz. [ren.wwn]

Berita Terkait :  Pemprov Jatim Intensifkan Penghapusan Pasung, Fenomena Repasung Masih Jadi Tantangan

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru