25 C
Sidoarjo
Friday, January 23, 2026
spot_img

Musrenbang Kelurahan 2027 Bergulir, Pemkot Mojokerto Fokus Penguatan Ekonomi dan Sosial Budaya

Musrenbang Kelurahan 2027 Bergulir, Pemkot Mojokerto Fokuskan Penguatan Ekonomi dan Sosial Budaya

Kota Mojokerto, Bhirawa.
Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan 2027 masih terus bergulir hingga Jumat (23/1/2026).

Kali ini dilaksanakan di Kelurahan Balongsari, Kelurahan Wates, dan Kelurahan Magersari sebagai tahapan awal penyusunan rencana pembangunan Kota Mojokerto untuk tahun 2027.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa Musrenbang Kelurahan memiliki peran yang strategis sebagai pintu awal perencanaan pembangunan yang akan dilaksanakan secara berjenjang.

“Musrenbang itu memang berjenjang, dari kelurahan, kecamatan, kota, provinsi sampai nasional. Semua ini dilakukan untuk melihat keselarasan dan linearitas antara program nasional dengan program yang ada di daerah,” tutur Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut.

Lebih lanjut, Ning Ita juga menekankan bahwa seluruh usulan yang disampaikan masyarakat melalui Musrenbang harus mengacu pada tema pembangunan tahunan yang telah ditetapkan. Untuk tahun 2027, Pemerintah Kota Mojokerto menetapkan tema pembagunan yakni meningkatkan ketahanan ekonomi dan sosial budaya melalui daya saing sektor unggulan daerah.

“Usulan harus sesuai dengan tema tahun 2027. Kalau sesuai dengan tema dan anggarannya cukup, pasti akan kita akomodir dan direalisasikan,” jelasnya.

Ning Ita juga menjelaskan bahwa ketahanan ekonomi daerah perlu dibangun dari potensi lokal agar mampu berdiri secara mandiri dan tidak bergantung pada faktor eksternal. Oleh karena itu, perencanaan pembangunan diarahkan pada penguatan sektor unggulan daerah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait :  Pj. Wali Kota Malang Targetkan 100 Persen Data Sektoral Tuntas pada Desember

Ia juga menegaskan bahwa aspek sosial menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah, khususnya melalui penguatan nilai gotong royong sebagai akar budaya bangsa. Menurutnya, ketahanan sosial budaya perlu terus diperkuat agar masyarakat memiliki kepedulian dan kebersamaan dalam menjaga lingkungannya.

“Gotong royong kita kuatkan kembali, karena ini adalah akar budaya bangsa kita. Ada kepedulian masyarakat di masing-masing lingkungan untuk menjaga lingkungannya,” ucapnya.

Melalui Musrenbang Kelurahan ini, Pemerintah Kota Mojokerto mendorong masyarakat untuk mengusulkan program-program prioritas yang tidak hanya menjawab kebutuhan warga saja, tetapi juga mampu memperkuat ketahanan sosial budaya sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah.

Dengan pelaksanaan Musrenbang yang dilakukan secara berjenjang, Pemerintah Kota Mojokerto memastikan setiap usulan pembangunan selaras dengan visi dan misi daerah serta berkontribusi terhadap pencapaian target pembangunan di tingkat yang lebih luas.(min,oky.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru