Gresik, Bhirawa
Lima usulan prioritas yang difokuskan pada pencegahan banjir kota, musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Ngipik Kecamatan Gresik. DPRD akan jembatani dengan serius prosesnya, hingga pelaksanaan pekerjaan.
Anggota Komisi II DPRD Gresik Dimas Setyo Wicaksono mengatakan, bahwa forum ini mampu melahirkan usulan-usulan yang memiliki manfaat sebesar-besarnya bagi warga. Usulan tersebut merupakan hasil urun rembug warga bersama pemangku kepentingan, yang bersangkutan secara partisipatif.
“Lewat musrenbang merupakan pintu besar bagi masyarakat, untuk menyampaikan aspirasi pembangunan daerah. Musrenbang Kelurahan Ngipik, menghasilkan lima usulan utama untuk pencegahan banjir kota,” katanya.
Hasilnya, sejalan dengan semangat nawaksara dan asta cita pemerintah. Sekaligus memantik gotong royong seluruh elemen masyarakat, agar mandiri dan berdaya. Dan penting agar warga memahami alur perjuangan aspirasi, hingga dapat direalisasikan dalam program pembangunan.
“Kegiatan merupakan edukasi kepada masyarakat, terkait fungsi DPRD serta mekanisme penganggaran daerah. Juga komitmen penyelesaian saluran air, yang belum tuntas di Kelurahan Ngipik,” ungkapnya.
Untuk pengerjaan saluran akan dituntaskan 100 persen dalam beberapa hari ke depan, melalui semangat gotong royong warga bersama pihak terkait. Merupakan konkret Musrenbang dan tugas DPRD untuk pengawasan, juga fasilitasi kebutuhan mendasar masyarakat.
Ditambahkan Dimas Setyo Wicaksono, bahwa berharap semangat gotong-royong masyarakat semakin tumbuh. Dan usulan pembangunan yang dihasilkan benar-benar selaras dengan visi dan misi pemerintah daerah, demi kesejahteraan warga kelurahan Ngipik dan sekitarnya. [kim.dre]

