25 C
Sidoarjo
Tuesday, January 27, 2026
spot_img

Mengawal Makan Bergizi Gratis agar Tepat Sasaran

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai digalakkan pemerintah merupakan langkah berani dan strategis untuk memperbaiki kualitas gizi anak-anak sekolah. Sebagai orang tua, saya mengapresiasi upaya ini karena dapat membantu meningkatkan fokus belajar siswa sekaligus meringankan beban ekonomi harian.

Namun, di balik optimisme tersebut, saya menyoroti pentingnya pengawasan ketat, terutama mengenai higienitas dan tata kelola di lapangan. Laporan adanya kasus makanan berbau atau berbelatung di beberapa daerah, serta kontroversi surat pernyataan “tidak menuntut jika keracunan” di sebuah sekolah, sangat memprihatinkan. Kejadian ini menunjukkan bahwa rantai pasok dan standar kualitas makanan belum sepenuhnya seragam.

Program ini tidak boleh sekadar mengejar kuantitas atau kecepatan distribusi, melainkan harus mengutamakan keamanan pangan. Selain itu, transparansi anggaran sangat krusial mengingat besarnya dana APBN yang dialokasikan.

Saya berharap Badan Gizi Nasional (BGN) bekerja sama dengan sekolah dan pelaku UMKM lokal secara jujur, menetapkan standar kebersihan yang tinggi, serta memberikan menu yang benar-benar bernutrisi, bukan hanya sekadar mengenyangkan. Tujuannya adalah menciptakan generasi sehat, bukan sekadar membagikan makanan gratis. Semoga program ini menjadi berkah nyata, bukan beban.

Hormat saya,
Warga Peduli Pendidikan
Jakarta

Berita Terkait :  Surabaya Darurat Sampah dan Polusi!

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru