25 C
Sidoarjo
Tuesday, January 27, 2026
spot_img

Membaca Potensi Wisata Desa Duyung dalam Pengembangan Pariwisata Desa

Titik Nol Desa Duyung. Foto Ridio Mohammad Akbar

Trawas, Bhirawa
 Desa Duyung menyimpan berbagai potensi wisata yang saling mendukung sebagai aset penting dalam mengembangkan pariwisata desa. Keunggulan utama lokasi ini terletak pada kekayaan alam, budaya, dan aktivitas ekonomi penduduk yang dapat digabungkan dalam satu konsep pariwisata lokal. Dengan meningkatnya ketertarikan terhadap pariwisata desa yang memberikan pengalaman asli, Desa Duyung memiliki kesempatan besar untuk berkembang menjadi tujuan wisata yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga berharga secara sosial dan edukatif.

 Daya tarik utama wisata alam Desa Duyung berpotensi untuk menarik perhatian para wisatawan. Keberadaan air terjun di lingkungan yang tetap alami memberikan pengalaman berwisata yang selaras dengan alam dan menyajikan suasana damai serta jauh dari keramaian kota. Selain itu, Kampung Durian menjadi simbol wisata alam serta kebun yang unik, terutama saat musim panen. Pengunjung tidak hanya bisa menikmati kekayaan alam, tetapi juga merasakan secara langsung kegiatan perkebunan durian yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Potensi pariwisata alam ini mengindikasikan bahwa Desa Duyung memiliki keunggulan pada pemandangan dan sumber daya alam yang cukup terlindungi.

 Selain wisata alam, Desa Duyung juga mengembangkan wisata buatan untuk melengkapi destinasi, salah satunya Duyung Trawas Hill. Tempat ini menawarkan permainan yang mudah serta kolam renang yang ditujukan untuk wisatawan keluarga. keberadaan objek wisata buatan ini krusial untuk memperluas segmen pengunjung, terutama para wisatawan yang membawa anak-anak. Walaupun bersifat buatan, pengelolaannya tetap harus disesuaikan dengan karakter alam desa agar identitas lokal tidak hilang. Dengan strategi yang sesuai, pariwisata buatan dapat mendukung tanpa mengubah nilai inti pariwisata desa.

Berita Terkait :  Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Dituntut Enam Tahun Penjara

Buah Duren khas Desa Duyung. foto Ridio Mohammad Akbar

 Di samping itu, Desa Duyung memiliki potensi yang signifikan dalam wisata budaya dan sejarah yang perlu dikembangkan. Budaya, kearifan lokal, dan sejarah pertumbuhan Desa Duyung adalah harta budaya yang sangat berharga. Wisata budaya memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melestarikan identitas lokal dan sekaligus mengenalkannya kepada generasi penerus serta para wisatawan. Lewat aktivitas budaya, narasi sejarah desa, dan tradisi adat yang masih hidup, pariwisata dapat berfungsi sebagai sarana pelestarian nilai-nilai sosial yang telah menjadi dasar kehidupan masyarakat Desa Duyung.

 Potensi wisata pendidikan juga merupakan elemen krusial dalam pengembangan pariwisata desa. Pendidikan pertanian dan kebun, serta ide agrowisata yang berbasis masyarakat, memungkinkan pengunjung untuk memahami secara langsung tentang cara bercocok tanam dan pengelolaan sumber daya alam. Wisata edukasi ini tidak hanya menarik bagi siswa dan keluarga, tetapi juga mengukuhkan status Desa Duyung sebagai tempat belajar alternatif yang berlandaskan pada praktik nyata. Partisipasi masyarakat sebagai penggerak pendidikan menjadikan pariwisata lebih terbuka dan fokus pada pemberdayaan.

 Secara keseluruhan, mengeksplorasi potensi wisata Desa Duyung mengisyaratkan bahwa pengembangan pariwisata desa harus melibatkan lebih dari satu sektor. Kombinasi antara wisata alam, buatan, kuliner, budaya, dan pendidikan merupakan faktor penting dalam menciptakan pariwisata yang berkelanjutan. Melalui pengelolaan yang melibatkan partisipasi masyarakat dan fokus pada kepentingan warga, Desa Duyung memiliki potensi besar untuk menjadi teladan dalam pengembangan pariwisata desa yang tidak hanya menarik pengunjung, tetapi juga melestarikan identitas lokal serta meningkatkan kesejahteraan penduduk.*

Berita Terkait :  Dukung Pembangunan Ulang Jembatan Semampir, Pemkot Kediri Siapkan Rekayasa Arus Lalu Lintas

Penulis:

Ridio Mohammad Akbar
Andrew Aulia Akbar
Salsabila Novia Jahro
Mohammad Ibnu Gibran
Akhdan Yustisio Firmansyah

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru