Situbondo, Bhirawa
Jajaran Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Situbondo, Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jatim, menggelar kegiatan tadarus Al-Qur’an yang melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Huda, Selasa (4/2).
Kegiatan religius tersebut berlangsung di Musholla Al-Ichwan Rutan Situbondo dengan diawasi langsung oleh petugas pembinaan kepribadian, Hanafi dan regu pengamanan yang sedang piket.
Menurut Kepala Rutan Situbondo, Rudi Kristiawan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat semangat keagamaan serta meningkatkan kualitas spiritual bagi para WBP. “Ini sekaligus untuk membangun hubungan harmonis antara mahasiswa yang sedang melaksanakan PPL di Rutan Situbondo dan WBP,” terang Rudi.
Masih kata Rudi, kegiatan tersebut diikuti mahasiswa dengan antusias yang tinggi dari para WBP yang turut berpartisipasi dalam membaca dan mendalami Al-Qur’an. “Kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian di Rutan Situbondo,” ungkap Kepala Rutan Situbondo, Rudi Kristiawan.
Rudi kembali menyampaikan, kegiatan tadarus Al-Qur’an merupakan upaya untuk membangun moral dan karakter yang lebih baik bagi WBP.”Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mendalami Al-Qur’an, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkap Rudi.
Sementara itu salah satu mahasiswa PPL STAI Nurul Huda bernama Abdi ikut merasa bangga dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dirinya merasa senang dapat berinteraksi dengan para WBP dalam kegiatan yang positif ini.
“Selain tadarus, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi ringan mengenai tafsir Al-Qur’an, serta penyampaian pesan-pesan moral yang dapat diambil dari ayat-ayat yang dibaca,” kupas Abdi.
Melalui kegiatan ini, sambung Abdi, diharapkan WBP Rutan Situbondo tidak hanya mendapatkan pembinaan keagamaan, tetapi juga bisa lebih siap untuk kembali ke masyarakat dengan jiwa yang lebih baik. “Kegiatan ini banyak sekali manfaatnya,” pungkas Abdi. [awi.wwn]