29 C
Sidoarjo
Tuesday, April 7, 2026
spot_img

Magang di KAI Daop 8 Surabaya, Velicia Belajar dan Praktikkan Peran Humas


Surabaya, Bhirawa
Mahasiswa aktif di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya semester 6 Ananda Velicia menjalani program magang mandiri di PT KAI Daop 8 Surabaya. Dalam program ini, Veli demikian panggilan akrabnya ditempatkan pada bidang Hubungan Masyarakat (Humas), yang sejalan dengan jurusan saya, yaitu Public Relations.

Menurut Veli, sebagian orang mungkin beranggapan bahwa tugas Humas hanya sebatas membuat surat, menerima tamu eksternal maupun internal, serta menyampaikan pesan kepada atasan. Namun, pada kenyataannya, pekerjaan sebagai Humas di PT KAI Daop 8 tidak sesederhana dan “membosankan” seperti yang dibayangkan.

“Meskipun masa magang yang Veli jalani hanya berlangsung selama dua bulan, Veli memperoleh banyak pembelajaran mengenai peran Humas yang sesungguhnya, khususnya dalam dunia transportasi perkeretaapian,” jelas Veli.

Sebelumnya, Veli juga pernah berperan sebagai Humas dalam organisasi kampus. Namun, setelah menjalani magang di lingkungan profesional, Veli menyadari adanya perbedaan yang cukup signifikan. Jika di organisasi kampus tugas Veli lebih berfokus pada pembuatan konten, press release, caption, serta menjalin kerja sama dengan media partner, maka di PT KAI tanggung jawab Humas terasa lebih kompleks dan menantang.

Salah satu tugas yang Veli jalani adalah melakukan rekapitulasi berita melalui dashboard website. Dalam kegiatan ini, Veli dan teman-temannya sebagai peserta magang secara rutin merekap berita yang menyebutkan Stasiun Gubeng Daop 8 Surabaya.

Setelah data berita dikumpulkan dalam spreadsheet, berita tersebut diambil tangkapan layarnya dan disimpan ke dalam Google Drive sesuai dengan tanggalnya. Kegiatan ini dikenal sebagai “wordingan”. Pembagian tugas dilakukan secara rata antar rekan magang berdasarkan tanggal yang ditentukan. Namun, perlu diperhatikan bahwa proses rekap dan wordingan dilakukan sehari setelah tanggal berita, guna memastikan seluruh informasi telah terkumpul secara lengkap.

Berita Terkait :  Produk UMKM Sidoarjo Terima Sertifikat Halal Terbanyak di Jawa Timur

“Selain tugas administratif, setiap pagi kami juga membaca koran. Apabila terdapat berita yang berkaitan dengan Stasiun Daop 8 Surabaya, maka bagian dari berita tersebut dipotong per kata dan paragraf, kemudian ditempelkan pada kertas yang telah disediakan sesuai dengan sumber media. Kegiatan ini disebut sebagai kliping, yang selanjutnya akan dipindai oleh staf,” jelasnya.

Tidak hanya ber kegiatan di dalam kantor, terdapat pula aktivitas yang menjadi favorit para anak magang, yaitu liputan. Dalam kegiatan ini, biasanya dua orang anak magang akan mendampingi staf Humas, dengan pembagian peran sebagai dokumentasi dan notulensi. Liputan menjadi pengalaman yang menarik karena memberikan kesempatan untuk menyaksikan secara langsung berbagai kegiatan yang belum diketahui oleh publik, sekaligus menjadi pihak yang turut menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat. Selain itu, Humas juga tidak terlepas dari kegiatan desain dan pengelolaan konten. Dalam bidang desain, kami terlibat dalam pembuatan berbagai materi, seperti desain flyer ulang tahun staf, konten Instagram Story dan feeds, hingga cover reels.

Pembagian tugas dilakukan secara merata atau berdasarkan penunjukan dari staf. Dalam proses ini, kami mendapatkan banyak ilmu baru, seperti teknik pemilihan kombinasi warna yang tepat serta pemahaman mengenai color palette. Sebagian besar peserta magang menggunakan aplikasi Canva karena kemudahan penggunaan serta kelengkapan fitur yang tersedia, baik untuk pemula maupun pengguna berpengalaman.

Berita Terkait :  PENS dan Kemendikbudristek Tingkatkan Kompetensi Guru Surabaya lewat Pelatihan Coding dan AI

Kegiatan lain yang tidak kalah menarik adalah pembuatan konten. Selama magang, Veli memperoleh banyak pengetahuan baru dalam proses produksi konten, mulai dari pengambilan video hingga tahap penyuntingan. Veli belajar berbagai teknik pengambilan gambar agar video terlihat lebih dinamis dan tidak monoton, seperti variasi sudut pengambilan dan pergerakan kamera. Selain itu, Veli juga belajar cara melakukan briefing kepada talent atau aktor konten, yang terkadang memiliki kondisi suasana hati yang berbeda-beda. Hal ini melatih dan menguji kesabaran serta kemampuan komunikasi saya.

Dalam proses penyuntingan video, Veli juga memperoleh wawasan baru, khususnya dalam penggunaan teknik keyframe untuk menghasilkan video yang lebih menarik. Sebelumnya, Velihanya mengandalkan transisi sederhana. Untuk proses editing, Veli menggunakan aplikasi CapCut yang cukup membantu dalam menghasilkan konten yang kreatif dan informatif.

Melalui program magang ini, tujuan Veli tidak hanya sebatas memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga memahami lebih dalam bagaimana PT Kereta Api Indonesia menjalankan perannya dalam mendukung pembangunan nasional. Veli merasa antusias untuk mengaplikasikan pengetahuan yang Veli miliki guna memberikan dampak positif bagi masyarakat, terlebih dengan dukungan teknologi yang dimanfaatkan perusahaan dalam operasionalnya. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!