Surabaya, Bhirawa
Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) mengadakan Penganugerahan LPTNU Award 2026, penyerahaan penghargaan diberikan pada bebrapa ilmuwan, akademisi, mahasiswa dan tokoh Masyarakat di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).
Penghargaan diberikan pada individu dan lembaga yang dinilai memberikan kontribusi penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU). Rabu, (11/3/2026)
Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), Prof. Dr. H. Ainun Na’im, Ph.D., mengatakan penyelenggaraan Anugerah LPTNU 2026 ialah momentum penting memberikan apresiasi pada Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) di seluruh Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan pertama kali diselenggarakan oleh LPTNU sebagai bentuk penghargaan kepada civitas akademika PTNU yang selama ini menunjukkan dedikasi dan prestasi dalam pengembangan pendidikan tinggi, baik melalui riset maupun pengabdian kepada Masyarakat,” jelasnya.
Lanjut Prof. Ainun Na’im berharap dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh PTNU untuk terus meningkatkan kualitas dan capaian akademik pada berbagai bidang. “Berharap ini dapat memotivasi seluruh PTNU untuk terus berkembang dan meraih prestasi, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan Masyarakat, selain itu Anugerah LPTNU 2026 jadi upaya mendorong peningkatan kualitas intelektual di lingkungan PTNU, termasuk dalam aspek tata kelola perguruan tinggi,” tuturnya.
Prof. Ainun Na’im mengukapkan ada beberapa kategori yang kita buat untuk penyelengarakan Penganugerahan LPTNU Award 2026 ini seperti, kategori Ilmuwan Muslim Indonesia dengan Penemuan Berpengaruh LPTNU memberikan penghargaan kepada tiga bidang, bidang kedokteran, bidang sains terapan, teknologi, dan kategori Tokoh Pengabdian Sepanjang Hayat, selain itu memberikan apresiasi kepada mahasiswa berprestasi dari berbagai PTNU di Indonesia yang menorehkan prestasi akademik, olahraga, maupun dakwah di tingkat nasional dan internasional.
“Tiga tokoh LPTNU menambahkan penghargaan kategori Ilmuwan Muslim Indonesia dengan Penemuan Berpengaruh yakni bidang kedokteran, penghargaan diberikan kepada Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc., M.P.H., Ph.D., Guru Besar Universitas Gadjah Mada, bidang sains terapan, penghargaan diberikan kepada Prof. Irwandi Jaswir, M.Sc., Ph.D., ilmuwan sains pangan dari International Islamic University Malaysia dan bidang teknologi diberikan kepada Ir. Tri Mumpuni Wiyatno, pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (IBEKA),” pungkasnya.
Selain itu, kategori Tokoh Pengabdian Sepanjang Hayat, penghargaan diberikan kepada Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA., Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, dan LPTNU memberikan penghargaan pada sejumlah akademisi PTNU yang memiliki karya ilmiah berpengaruh, Salah satunya Achmad Syafiuddin, S.Si., M.Phil., Ph.D. dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya yang masuk dalam daftar Top 2% World’s Most Influential Scientists versi Stanford University selama lima tahun berturut-turut. [ren.wwn]


