Kepadatan penumpang di stasiun wilayah Daop 7 Madiun masa angkutan Lebaran 2026.
Kota Kediri, Bhirawa.
PT KAI Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 31.055 penumpang naik dan turun di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 pada H2 Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Angka ini meningkat 116 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran H2 Tahun 2025 yang tercatat 26.838 penumpang.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa volume keberangkatan pada H2 Lebaran mencapai 16.307 penumpang, tertinggi sepanjang masa angkutan Lebaran yang dimulai pada 11 Maret 2026. Sementara jumlah kedatangan tercatat 14.748 penumpang.
Kepadatan penumpang juga terlihat di Stasiun Kediri, yang melayani sebanyak 2.286 penumpang, terdiri dari 1.168 penumpang naik dan 1.118 penumpang turun. Stasiun ini menjadi stasiun kedua terpadat di antara enam stasiun di wilayah Daop 7 Madiun.
Data juga menunjukkan pada H2+1 Lebaran, Senin (23/3/2026), terdapat 14.950 penumpang yang berangkat dan 11.723 penumpang yang tiba. Tohari menyebut angka ini akan terus meningkat hingga tengah malam.
“Ketersediaan tiket hingga 1 April masih ada sebanyak 815 tempat duduk untuk KA keberangkatan dari Daop 7 Madiun. Masyarakat bisa memanfaatkan tiket dari KA yang melintasi wilayah Daop 7,” ujar Tohari, Senin (23/3).
Menurut Tohari, puncak kedatangan terjadi pada H-3 Lebaran, Rabu (18/3/2026), sebanyak 15.131 penumpang, sedangkan puncak keberangkatan tercatat pada H2 Lebaran dengan 16.307 penumpang. Secara akumulatif, sejak 11–23 Maret 2026, PT KAI Daop 7 Madiun telah melayani 109.129 penumpang naik dan 161.703 penumpang turun.
Tohari mengimbau masyarakat memastikan jadwal keberangkatan, mengatur waktu perjalanan ke stasiun, dan segera memesan tiket balik agar tidak kehabisan. Tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, dan kanal mitra resmi lainnya.
“Masyarakat juga bisa memanfaatkan fitur Connecting Train atau Kereta Persambungan sebagai alternatif mendapatkan relasi kereta sesuai tujuan,” pungkasnya.(van,nov)



