31 C
Sidoarjo
Tuesday, April 7, 2026
spot_img

London Tak Akan Izinkan AS Serang Infrastruktur Iran Dari Pangkalannya

Moskow, Bhirawa

Inggris tidak akan mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militernya untuk melancarkan serangan ke infrastruktur sipil, seperti jembatan dan pembangkit listrik, di Iran, menurut harian The i Paper pada Senin.

Laporan tersebut, dengan mengutip sumber, menyampaikan bahwa London hanya akan mengizinkan pangkalannya digunakan untuk serangan defensif oleh AS.

Sementara, ancaman Trump untuk menyerang infrastruktur sipil di Iran tak dapat disebut sebagai serangan defensif.

Harian tersebut juga melaporkan bahwa setiap keputusan mengizinkan pesawat pengebom AS mendarat di pangkalan militer Inggris akan ditentukan berbeda per kasus.

Adapun pangkalan angkatan udara Inggris di Fairford menjadi satu-satunya pangkalan militer Eropa yang didarati pesawat pengebom strategis AS. Pangkalan tersebut juga sempat digunakan dalam pengeboman Irak dan Yugoslavia di masa lalu.

Sebelumnya pada 30 Maret, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan “meledakkan dan menghancurkan sepenuhnya” semua pembangkit listrik, kilang minyak, fasilitas desalinasi, serta Pulau Kharg jika kesepakatan damai gagal dicapai dan Selat Hormuz tak dibuka.

Pada Minggu (5/4), Trump kembali mengancam akan menyerang pembangkit listrik dan jembatan di Iran pada 7 April jika Teheran tak kunjung memulihkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.

Amerika dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu sehingga menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa di kalangan rakyat sipil.

Teheran lantas melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel dan pangkalan militer milik Amerika yang berada di seantero Timur Tengah, termasuk di Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

Berita Terkait :  Komisi A DPRD Surabaya Dorong IKD Terkoneksi dengan Seluruh Layanan

Akibat ketegangan tersebut, lalu lintas perkapalan di Selat Hormuz, rute kunci untuk suplai minyak dan LPG dari kawasan Teluk ke pasar global, berhenti total.

Dampaknya, banyak negara mengalami kenaikan harga bahan bakar. [ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!