30 C
Sidoarjo
Sunday, March 1, 2026
spot_img

Literasi Saham Syariah, Santri Diharapkan Bantu Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat


Kabupaten Madiun Bhirawa
Langkah inovatif diambil oleh Pondok Pesantren Al Najah dalam menjawab tantangan ekonomi digital. Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, secara resmi meresmikan Kampung Literasi dan Kampung Saham Syariah yang berlokasi di Desa Sambirejo, Sabtu (28/2).

“Kedepan saya berharap para santri dapat menguasai mekanisme pasar modal tanpa meninggalkan nilai-nilai kejujuran dan etika Islam. Dengan bekal literasi saham syariah, santri diharapkan mampu membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitar mereka dan tidak terjebak pada investasi bodong,”.

Demikian ditegaskan Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, saat meresmikan Kampung Literasi dan Kampung Saham Syariah yang berlokasi di Desa Sambirejo, Sabtu (28/2). Acara ini menandai babak baru bagi dunia pendidikan keagamaan di Kabupaten Madiun yang mulai menyentuh sektor pasar modal modern berbasis prinsip syariat.

Dalam sambutannya, Pembina Pesantren Al Najah, Ustaz Rajaz, menekankan pentingnya adaptasi santri terhadap instrumen keuangan masa kini. Ia menjelaskan bahwa Pesantren Al Najah merupakan institusi pendidikan pertama yang secara berani mengkolaborasikan kurikulum pendidikan agama dengan praktik trading syariah.

“Hal ini bertujuan agar para santri tidak hanya mumpuni dalam ilmu fiqih dan tauhid, tetapi juga memiliki keahlian praktis dalam mengelola aset melalui pasar modal syariah. Dengan begitu, santri memiliki kemandirian ekonomi pasca lulus dari pesantren,”ungkap Ustaz Rajaz.

Senada dengan visi tersebut, Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pembina pesantren. Menurutnya, inisiatif ini merupakan kontribusi nyata dalam mempercepat transformasi digital di wilayah Kabupaten Madiun.

Berita Terkait :  Timgar-Banggar Kota Batu Bersinergi Selaraskan KUA PPAS 2026

“Pengenalan trading syariah di lingkungan pesantren adalah bentuk digitalisasi ekonomi yang inklusif. Pesantren tidak lagi dianggap sebagai institusi yang tradisional saja, melainkan pusat literasi teknologi dan finansial yang mampu bersaing di era global,”

Lebih lanjut, Bupati juga menitipkan harapan besar bagi seluruh santri Pesantren Al Najah. Beliau berharap para santri dapat menjadi pelopor ekonomi syariah yang cerdas dan berintegritas.

Kegiatan peresmian ini diakhiri dengan agenda Diskusi Panel Pasar Modal Syariah yang menghadirkan para ahli keuangan, guna memberikan wawasan mendalam mengenai mekanisme investasi yang aman dan halal. [dar.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!