Pemkab Kediri, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Kediri kembali membuka wisata Ubalan yang sempat mati suri pasca pandemi Covid-19. Momentum libur panjang akhir tahun dimanfaatkan dengan menggratiskan tiket masuk bagi pengunjung mulai 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.
Reaktivasi wisata yang berada di Dusun Sagi, Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten tersebut dilakukan sebagai upaya penyelamatan aset daerah yang lama terbengkalai dan mengalami kerusakan.
“Dulu aktif, kemudian mati suri karena Covid-19. Setelah itu tidak ada aktivitas sehingga kondisinya rusak. Sekarang kita reaktivasi dan benahi secara bertahap,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, Selasa (30/12).
Menurut Mustika, pembenahan kawasan wisata Ubalan masih akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Meski demikian, pihaknya memastikan kawasan tersebut sudah layak dikunjungi masyarakat. “Seperti rumah yang tidak dihuni, pasti rusak. Sekarang kita hidupkan kembali, kita benahi, meskipun ke depan tetap perlu penyempurnaan bertahap,” imbuhnya.

Reaktivasi ini juga bertepatan dengan libur panjang akhir tahun yang diprediksi meningkatkan kunjungan wisatawan. Oleh karena itu, Pemkab Kediri menekankan penerapan prinsip CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Sustainability) di seluruh area wisata. “Potensi kunjungan wisatawan cukup besar. Kami diminta Forkopimda memastikan kebersihan, keamanan, dan keberlanjutan tetap terjaga,” tegas Mustika.
Selain pembukaan kembali kawasan wisata, Pemkab Kediri juga telah melakukan rehabilitasi kolam renang dan sarana pendukung lainnya dengan anggaran APBD Tahun 2025 sebesar Rp479.196.800. Selama masa reaktivasi, pengunjung juga akan dihibur dengan pertunjukan musik.
Dengan dibukanya kembali wisata Ubalan, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap dapat menghidupkan kembali sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.[van,nov]

