24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Lewat Senam Bersama, Wali Kota Kediri Sosialisasikan Peran IPLT

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat mengikuti kegiatan senam bersama di Taman Ramah kawasan IPLT, Jumat (30/01).

Pemkot Kediri, Bhirawa.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memperkenalkan keberadaan serta fungsi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) kepada masyarakat saat mengikuti kegiatan senam bersama di Taman Ramah kawasan IPLT, Jumat (30/01). Kegiatan ini berlangsung meriah dan diikuti oleh masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Kediri tidak hanya berolahraga bersama warga, tetapi juga menyampaikan pentingnya keberadaan IPLT dalam mendukung sanitasi yang layak di Kota Kediri. IPLT berfungsi mengolah lumpur tinja agar lebih aman, ramah lingkungan, serta tidak mencemari lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini merupakan komitmen kami untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, bugar, serta produktif. Selain berolahraga, kami juga bersama-sama memperkenalkan Taman Ramah yang berada di kawasan IPLT,” ujar Vinanda.

Wali Kota Kediri menjelaskan bahwa Taman Ramah tidak hanya berfungsi sebagai ruang rekreasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Pasalnya, masih banyak warga yang belum memahami fungsi dan manfaat IPLT.

Ia mendorong Dinas PUPR untuk berkolaborasi dengan kelurahan maupun kecamatan agar anak-anak dan masyarakat dapat berkunjung ke IPLT. Melalui kunjungan tersebut, masyarakat diharapkan memahami pentingnya pengolahan lumpur tinja dalam mendukung sanitasi yang layak dan mencegah berbagai penyakit.

“Fungsi IPLT ini sangat banyak. Selain sebagai tempat pengolahan lumpur tinja, IPLT juga berperan penting dalam mendukung sanitasi yang layak agar tidak menimbulkan pencemaran dan risiko penyakit. Ini harus kita kenalkan karena manfaatnya sangat besar,” jelasnya.

Berita Terkait :  Wapres Gibran Sambangi Ponpes Amanatul Ummah di Kabupaten Mojokerto

Dalam kesempatan itu, Vinanda juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberadaan Taman Ramah di kawasan IPLT. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan, ketertiban, dan keindahan taman, termasuk tidak merusak tanaman serta membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

“Jika memungkinkan, sampah bisa dipilah dan yang masih bernilai ekonomi dapat dimanfaatkan. Mari kita jaga Taman Ramah ini agar tetap indah dan bisa menjadi ikon baru Kelurahan Campurejo,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Endang Kartikasari menjelaskan bahwa Taman Ramah merupakan salah satu fasilitas pendukung IPLT. IPLT dibangun pada tahun 2024 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi, dilanjutkan dengan pembangunan akses jalan pada tahun 2025.

Saat ini, Dinas PUPR tengah mempersiapkan operasional IPLT dengan menyiapkan pelatihan bagi tenaga operasional dengan narasumber dari Balai Sanitasi. “Kami akan mengadakan pelatihan agar, Insya Allah, bulan Maret IPLT sudah bisa dioperasionalkan,” kata Endang.

Endang menambahkan, saat ini belum terbentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) IPLT sehingga operasional sementara melibatkan sekitar 20 personel yang terdiri dari sopir truk tinja, petugas keamanan, dan tenaga kebersihan.

Ia juga menyampaikan bahwa Dinas PUPR sedang menyusun kajian pembentukan UPT IPLT, Peraturan Daerah (Perda) Air Limbah, serta program sedot lumpur tinja terjadwal. Ke depan, penyedotan lumpur tinja akan dijadwalkan secara berkala, baik untuk instansi maupun masyarakat.

Berita Terkait :  Tim Verifikasi KKS Jatim Prediksi Kota Mojokerto Raih Penghargaan Tinggi Tingkat Nasional

“Seharusnya tangki septik disedot setiap 3–5 tahun untuk menghindari risiko kebocoran dan pencemaran air tanah. Saat ini kapasitas IPLT sebesar 15 meter kubik per hari dan diperkirakan masih mencukupi hingga tahun 2030, dengan kemampuan melayani sekitar 50.000 kepala keluarga,” tandas Endang.(van,nov.hel))

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru