Kabupaten Probolinggo, Bhirawa
Memasuki libur Lebaran Idulfitri, kunjungan wisatawan ke kawasan Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo meningkat signifikan. Lonjakan pengunjung mulai terlihat sejak H+3, setelah sebelumnya kawasan tersebut ditutup saat perayaan Nyepi.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga kenyamanan wisatawan, Polres Probolinggo meningkatkan intensitas patroli di sejumlah titik strategis kawasan wisata.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, patroli difokuskan di area rawan kepadatan seperti lautan pasir, kawah Bromo, serta jalur masuk melalui wilayah Kabupaten Probolinggo. “Kehadiran petugas untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berlibur,” ujar Kapolres saat berada di kawasan Bromo, Selasa (24/3).
Selain pengamanan, pihak kepolisian juga mengingatkan wisatawan agar tetap memperhatikan keselamatan, terutama saat melintasi jalur ekstrem menuju kawasan wisata. Pengunjung diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik serta mematuhi rambu lalu lintas.
Kapolres juga mengimbau wisatawan menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan di kawasan Bromo.
Sejumlah wisatawan mengaku merasa lebih aman dengan kehadiran petugas di lapangan. Anik, wisatawan asal Blora, Jawa Tengah, menyebut patroli polisi membuat dirinya dan rombongan lebih tenang saat menikmati wisata.
Hal senada disampaikan pelaku jasa transportasi wisata di Bromo. Ia menilai, sistem pengelolaan dan pengamanan yang semakin baik turut mendukung kelancaran arus wisatawan. Antrean di pintu masuk yang sebelumnya kerap memicu kepadatan, kini dinilai lebih terkendali.
Dengan pengamanan yang diperketat, diharapkan aktivitas wisata di kawasan Gunung Bromo selama libur Lebaran tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif. [irf.wwn]


