Pasuruan, Bhirawa
Aspirasi masyarakat Kota Pasuruan untuk tahun 2027 ternyata masih setia pada pembangunan fisik. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 tersebut, usulan sektor infrastruktur mendominasi telak dibandingkan sektor lainnya.
Data yang dihimpun mencatat ada 437 usulan di bidang infrastruktur. Angka ini jauh meninggalkan usulan bidang pembangunan manusia yang hanya 198 poin serta sektor ekonomi dengan 120 usulan.
Wali Kota Pasuruan, H Adi Wibowo memahami betul mengapa warga begitu getol mengusulkan pembangunan fisik. Baginya, infrastruktur adalah wajah nyata keberhasilan pembangunan yang bisa langsung dinikmati publik.
“Masyarakat biasanya menilai pembangunan dari apa yang kasatmata. Jalan mulus dan fasilitas publik lainnya selalu menjadi indikator yang paling terasa manfaatnya,” ujar Mas Adi, sapaan akrabnya, Selasa (10/3).
Meski usulan fisik membeludak, Pemkot Pasuruan sudah punya strategi khusus agar pembangunan tetap punya nilai tambah ekonomi.
Salah satu jualan utamanya adalah penguatan kawasan industri melalui pengembangan Jalur Lingkar Utara (JLU). Proyek itu diharapkan menjadi pendongkrak ekonomi daerah di masa depan.
Visi Pasuruan Anugrah yang diusung Mas Adi tetap menjadi kompas utama. Ia ingin infrastruktur yang dibangun tahun 2027 nanti beririsan langsung dengan peningkatan kualitas SDM dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Namun, ada catatan penting di balik rencana besar tersebut. Mas Adi terang-terangan menyinggung tantangan berat di sisi pendanaan.
Mas Adi, berkaca pada kondisi fiskal tahun 2026 yang sempat terjun bebas akibat terpangkasnya Dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
“Dan sehebat apa pun perencanaannya, kalau tidak ada covering anggaran yang memadai, tentu sulit direalisasikan. Kami berharap di 2027 nanti kondisi keuangan bisa lebih supportif,” tegas Mas Adi.
Lewat forum Musrenbang ini, Mas Adi ingin memastikan setiap rupiah yang keluar nantinya benar-benar sinkron dengan aspirasi masyarakat sekaligus selaras dengan arah pembangunan nasional. [hil.dre]


