Wakil Ketua DPRD Gresik, Lutfi Dawam
Gresik, Bhirawa.
Komitmen dengan ketahanan pangan nasional, Wakil Ketua DPRD Gresik, Lutfi Dawam dan Anggota Komisi II Ricke Mayumi, terjun langsung untuk memantau distribusi 500 ton pupuk bersubsidi. Di pelabuhan diangkut kapal menuju Pulau Bawean, memastikan kelancaran distribusi pupuk untuk mendukung para petani.
“Harapan saya sebagai wakil DPRD, untuk memastikan pupuk yang terkirim tepat waktu. Dan masih ada beberapa ton lagi yg belum dikirim, akan segera melakukan kordinasi untuk menghidari cuaca buruk.”Ujar Lutfi Dawam.
Sebelumnya untuk pupuk subsidi dari Petrokimia sudah dikirim, sekarang yang selanjutnya. Sidak sebagai bentuk melihat kelancaran distribusi, agar waktu tanam masyarakat petani di Bawean. Untuk bisa mendapatkan pupuk ada, dan tidak terkendala atau kekurangan pupuk.
Sekarang yang di distribusikan distribusi 500 ton pupuk bersubsidi, jenis pupuk yang dikirim adalah Urea dan NPK. Sangat dibutuhkan petani untuk menunjang produktivitas lahan mereka, sebab
lokasi berjarak 152 kilometer dari daratan Gresik harus ditempuh melalui jalur laut.

DPRD Sidak distribusi pupuk bersubsidi di Pelabuhan Gresik ke Pulau Bawean
“Tantangan utama adalah kondisi cuaca buruk, yang bisa menghambat pelayaran. Dan sudah ada 1.500 ton pupuk bersubsidi yang berhasil dikirim ke Pulau Bawean, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan petani dan mendukung musim tanam mereka. Semoga hasil panen petani bisa meningkat,”ungkapnya.
Sementara Anggota Komisi II Ricke DPRD Gresik Mayumi Ricke Mayumi menyampaikan bahwa, saat ini Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap program ketahanan pangan menuju swasembada pangan. Dan
Pulau Bawean termasuk wilayah Gresik, yang strategis karena lahan pertaniannya sangat luas sehingga kebutuhan pupuk bersubsidi juga besar.
“Kami anggota DPRD Fraksi Gerindra, sangat konsen mengawal pengiriman pupuk bersubsidi untuk petani. Dengan pengiriman pupuk bersubsidi yang lancar, tentu bisa dimanfaatkan petani di musim tanam.”pungkasnya. (kim.adv).

