32 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Kolaborasi Lintas Sektor Tangani Cepat Banjir Kota Batu

Kota Batu,Bhirawa
Hujan intensitas tinggi yang turun sejak siang hari mengakibatkan tiga pemukiman warga di tiga desa di Kecamatan Bumiaji terdampak banjir luapan bercampur lumpur. Akibatnya, normalisasi pemukiman terdampak harus dilakukan dengan koordinasi lintas sektor Pemerintah Kota Batu yang dilakukan hingga Minggu (4/1) malam.

Ada tiga titik wilayah di Kecamatan Bumiaji yang terdampak banjir luapan. Yaitu, Desa Sumbergondo, Desa Bulukerto, dan Desa Bumiaji. Debit sungai yang mengalir di ketiga desa ini meningkat drastis akibat adanya sumbatan material sampah. Akibatnya, debit air sungai meluap ke permukiman warga hingga ruas jalan utama.

“Berdasarkan laporan yang diterima Pusdalops PB BPBD Kota Batu, banjir mulai terjadi pada Minggu (4/1) sekitar pukul 15.30 WIB di Jl Purwosenjoto Desa Bulukerto, Jl Banaran Desa Bumiaji, dan Jl Raya Sumbergondo Desa Sumbergondo,” ujar Suwoko, Plt Kalaksa BPBD Kota Batu, Minggu (4/1) malam.

Ia menjelaskan, untuk banjir di Desa Bulukerto diakibatkan terjadinya luapan Sungai Ledok yang ada di sana. Akibatnya, luapan air merendam lima rumah warga dengan ketinggian air mencapai 50cm. Kondisi ini memaksa satu keluarga harus diungsikan demi menjamin keselamatan mereka.

Sementara, banjir bercampur lumpur menggenangi Jl Banaran Desa Bumiaji dengan panjang mencapai 200 meter. Banjir di titik ini diakibatkan meluapnya Sungai Paron. Endapan lumpur di badan jalan yang ketebalannya mencapai sekitar 20cm menyebabkan terganggunya arus lalu-lintas di desa tersebut.

Berita Terkait :  Fortasi 2025, Smamda Surabaya Digelar di Markas Marinir Intai Amfibi

Kondisi serupa juga terjadi di Jl Raya Sumbergo yang diakibatkan meluapnya Sungai Sengonan. Material air bercampur lumpur sepanjang 100 meter menutupi badan jalan. Adapun endapan lumpur yang ditinggalkan mencapai 15 -20 cm.

Suwoko menjelaskan seluruh banjir luapan yang terjadi di tiga titik ini dipicu hujan lebat yang terjadi dalam durasi cukup lama. Dan kondisi ini diperparah oleh sumbatan sampah di sejumlah aliran sungai.

“Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit sungai meningkat cukup cepat, danndi beberapa titik ditemukan sumbatan sampah sehingga air tidak tertampung dan meluap ke jalan maupun rumah warga,” papar Suwoko.

Petugas gabungan yang diterjunkan ke lokasi bencana langsung melalukan upaya penanganan secara simultan agar dampak banjir tidak meluas. Kemudian petugas melakukan penyedotan air di rumah warga, pembersihan lumpur di jalan, serta membuka sumbatan sampah di aliran sungai. Dan dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana ini.

Ke depan, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan daerah rawan banjir. Hal ini mengingat potensi hujan masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan. Selain itu warga jiga diminta untuk tidak membuang sampah ke sungai dan segera melapor jika melihat tanda-tanda kenaikan debit air.

Selain itu respons sigap lintas sektor yang meibatkan Dinas PUPR, BPBD Kota Batu, unsur kecamatan dan desa, serta tokoh masyarakat setempat membuat seluruh proses penanganan berjalan optimal sehingga kondisi di seluruh lokasi terdampak cepat kembali normal dan kondusif.

Berita Terkait :  DKPP dengan Warga Kecamatan Wonocolo Sukses Kembangkan "Urban Farming" Melon

Mereka melakukan pembersihan material lumpur, penyedotan air, hingga pembukaan sumbatan sampah di aliran sungai. Minggu (4/1) malam itu jugapenanganan berjalan cepat sehingga kondisi di Bulukerto, Bumiaji, dan Sumbergondo sudah kembali normal serta aman untuk aktivitas warga. [nas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru