Surabaya, Bhirawa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno sebagai sosok prajurit dan negarawan sejati atas dedikasinya menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Khofifah menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Wakil Presiden Republik Indonesia Ke-6 periode 1993–1998 yang juga pernah menjabat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) tersebut.
“Innalillahi wainna ilaihi roji’un. Bangsa Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Beliau adalah prajurit sejati dan negarawan yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Khofifah di Kota Surabaya, jawa Timur, Senin.
Menurut dia, almarhum dikenal sebagai sosok tegas, disiplin, dan memiliki komitmen kuat terhadap stabilitas nasional serta pembangunan bangsa. Keteladanan dalam kepemimpinan dan pengabdian dinilai menjadi warisan nilai penting bagi generasi penerus.
“Kita mengenang beliau bukan hanya sebagai pemimpin, tetapi sebagai figur yang konsisten menjaga semangat nasionalisme dan persatuan,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa almarhum, Gubernur Jawa Timur mengajak masyarakat mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang selama dua hari penuh sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, khususnya Pasal 12 ayat 2 yang mengatur pengibaran bendera setengah tiang selama dua hari bagi mantan Presiden dan Wakil Presiden yang wafat.
Khofifah juga mendoakan agar almarhum husnul khotimah dan seluruh amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi duka.
“Semoga Allah SWT menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran,” tuturnya. [ant.kt]


