30 C
Sidoarjo
Sunday, March 1, 2026
spot_img

Kepala Disperpusip Dilantik Bupati Sebagai PJ Sekda Situbondo

Situbondo, Bhirawa
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo melantik dan mengambil sumpah Akhmad Yulianto, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Situbondo, sebagai PJ atau Penjabat Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Situbondo, Sabtu (28/2).

Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Rakyat Situbondo dan berjalan dengan khidmad. Dalam kesempatan itu, juga digelar prosesi pelantikan 20 pejabat fungsional resmi berpindah dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Perpindahan ini merupakan bagian dari penataan dan penyesuaian kebutuhan birokrasi agar kinerja pemerintahan lebih efektif,” sebut Mas Rio, Bupati Situbondo.

Selain itu, aku Mas Rio, tujuh pejabat fungsional baru juga turut dilantik. Penambahan ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan teknis kepada masyarakat di Kabupaten Situbondo. “Ini juga untuk mendukung percepatan pelaksanaan program-program strategis daerah,” kupas Mas Rio.

Mas Rio kembali menegaskan bahwa dinamika birokrasi merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Menurut Mas Rio, setiap keputusan yang diambil merupakan hasil dari evaluasi berkelanjutan serta diskusi bersama berbagai pihak.

“Dinamika birokrasi terus berjalan. Ini hasil evaluasi dan hasil diskusi dengan kawan-kawan,” ujar Mas Rio.

Mas Rio menjelaskan bahwa sosok Ahmad Yulianto dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah sudah melalui pertimbangan yang matang. Mas Rio juga optimis, dia akan menjalankan tugas sebagai Pj Sekda Situbondo selama tiga bulan ke depan.

“Saya harap Pj Sekda mampu mengaplikasikan visi dan misi kepemimpinan saya dan Mbak Ulfi. Pj Sekda ini bertugas tiga bulan ke depan. Harapannya bisa lebih mampu mengharmonisasi program-program perioritas Pemkab Situbondo,” tegas Mas Rio.

Berita Terkait :  Dishub Gresik Simulasi Jam Operasional Truk Tak Masuk Kota

Mas Rio kembali meminta kepada pimpinan OPD untuk gerak cepat dalam mengeksekusi pekerjaan di dinas masing-masing.

“Saya lebih suka kecepatan eksekusi program atau pekerjaan serta permasalahan yang dihadapi kepala-kepala OPD. Saya juga lebih menyukai pendekatan yang solutif dibandingkan sekadar menyampaikan keluhan tanpa tindakan nyata,” tegas Mas Rio.

Mas Rio juga mendorong kepada seluruh jajaran birokrasi agar berani mengambil langkah dan keputusan dalam proses kerja. Karena dalam keputusan kerja itu, masih bisa diperbaiki. “Lebih baik salah daripada kita tidak berbuat apa-apa. Salah itu masih bisa diperbaiki daripada curang,” pungkas Mas Rio. [awi.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!