26 C
Sidoarjo
Thursday, April 9, 2026
spot_img

Kenang Try Sutrisno, Yusril: Negarawan Bersahaja yang Teguh Berprinsip

Jakarta, Bhirawa

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengenang Wakil Presiden Ke-6 RI Try Sutrisno sebagai negarawan yang bersahaja, teguh dalam prinsip, dan penuh ketulusan dalam mengabdi.

“Beliau adalah pribadi yang ikhlas dan teguh pendirian. Dalam berbagai diskusi kebangsaan, saya melihat komitmen beliau yang kuat terhadap konstitusi dan masa depan negara,” kata Yusril seperti dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Yusril mengenang kedekatannya dengan almarhum yang telah terjalin sejak awal dekade 1980-an, ketika Try Sutrisno menjabat sebagai Panglima Kodam Jaya pada tahun 1983.

Dikatakan bahwa hubungan tersebut berlanjut ketika Yusril mulai bertugas di Sekretariat Negara pada 1993, bertepatan dengan masa awal Try Sutrisno menjabat sebagai Wakil Presiden RI.

Pada masa itu, dia mengaku bertugas menyiapkan berbagai naskah kepresidenan, termasuk teks pidato wakil presiden, di bawah arahan mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Moerdiono.

“Sesekali saya bertemu dengan Pak Try. Beliau sangat baik, ramah, dan menghargai kami yang saat itu masih tergolong generasi muda,” ucap dia mengenang Try Sutrisno.

Yusril pun mengungkapkan kesan mendalam terhadap sosok Try Sutrisno tidak hanya terlihat dalam perannya sebagai pejabat negara, tetapi juga dalam sikap pribadinya yang sederhana dan penuh keikhlasan.

Saat itu, interaksi dia dengan Try Sutrisno semakin intens dalam berbagai kesempatan, termasuk ketika Yusril menjabat sebagai Mensesneg dan ditugaskan oleh Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono untuk berkomunikasi dengan Try Sutrisno terkait gagasan kembali ke naskah asli UUD 1945 yang disahkan pada 18 Agustus 1945.

Berita Terkait :  Komisi XII DPR RI Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Jawa Timur Selama Ramadan dan Idulfitri 2026

Selain itu, saat beberapa kali berkunjung ke kediaman Try di Menteng, Jakarta, Yusril mengaku selalu disambut dengan penuh keramahan dan kebaikan
hati.

Ia menilai Try Sutrisno merupakan figur teladan yang menunjukkan pengabdian kepada bangsa tidak selalu ditunjukkan dengan retorika besar, tetapi dengan konsistensi, integritas, dan kerendahan hati sepanjang hayat.

Untuk itu, ia menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Try Sutrisno lantaran bangsa Indonesia telah kehilangan seorang tokoh militer sekaligus negarawan.

Atas nama pribadi, keluarga, dan jajaran Kemenko Kumham Imipas, Yusril menyampaikan doa terbaik.

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutur Yusril.

Adapun, Try Sutrisno meninggal dunia dalam usia 90 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta, Senin. Jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Senin hari ini. [ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!