25 C
Sidoarjo
Tuesday, January 27, 2026
spot_img

Kemensos RI Hadiri Pra-Launching SR di Unesa, Evaluasi Program Enam Bulan


Surabaya, Bhirawa
Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) menghadiri kegiatan Pra-Lauching Sekolah Rakyat (SR) dan doa Sumatra di Graha Unesa Surabaya. Kegiatan sebagai bentuk menijau hasil proses belajar mengajar Sekolah Rakyar selama enam bulan dan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksaan program tersebut, Senin (29/12).

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengatakan secara umum penyelenggaraan Sekolah Rakyat di 166 titik bisa terselenggara dengan baik, dan ada beberapa hal di awal yang menjadi PR kita dan terus diperbaiki.

“Pada awal penyelenggaraan masih terdapat kendala, Namun sekarang kebutuhan dasar seperti gedung, air bersih, listrik, hingga fasilitas penunjang pendidikan seperti laptop, papan tulis digital, dan internet sudah dapat dipenuhi,” jelasnya.

Lanjut Gus Ipul terharu melihat mulai munculnya bakat dan potensi siswa Sekolah Rakyat, berbeda dengan sekolah pada umumnya, penerimaan siswa Sekolah Rakyat tidak melalui tes akademik, tapi melalui pemeriksaan kesehatan serta tes DNA Talent berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI)

“Tes bertujuan mengetahui minat, bakat, dan talenta siswa, dari situ SR bisa membimbing dan mengarahkan mereka ke bidang profesi yang sesuai, seperti teknik, kesehatan, hukum, dan bidang lainnya,” ucap Gus Ipul.

Pengembangan ke depan, tambah Gus Ipul, pemerintah berencana membangun 104 gedung permanen Sekolah Rakyat pada tahun ini, Saat ini seluruh Sekolah Rakyat masih bersifat rintisan dengan menggunakan gedung sementara. “Gedung permanen akan dibangun di berbagai kabupaten/kota, termasuk di Kota Surabaya,” ungkapnya.

Berita Terkait :  Ringankan Beban Rakyat, Wali Kota Batu Turunkan PBB-P2

Selain itu, pemerintah juga telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk memfasilitasi lulusan Sekolah Rakyat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, kerja sama juga dilakukan dengan sejumlah perguruan tinggi swasta.

Sementara itu, Ketua Tim Ahli Penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Prof. Muhammad Nuh menyampaikan penyelenggaraan SR telah berjalan hampir satu semester mulai memasuki tahap evaluasi menyeluruh bertujuan untuk melihat sejauh mana ide dasar, pelaksanaan, serta capaian program.

“Ealuasi dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus upaya perbaikan berkelanjutan, waktu hampir satu semester merupakan momen yang tepat untuk melihat progres nyata Sekolah Rakyat di berbagai aspek,” tutur Prof Nuh.

Prof Nuh menambahkan evaluasi terdapat tiga aspek utama yang menjadi perhatian antara lain Pertama, aspek fisik dan kesehatan siswa, Aspek kedua yang dievaluasi adalah psikososial serta talenta siswa, selanjutnya ketiga capaian akademik.

“Ketiga pilar tersebut, fisik, kesehatan, psikososial dan talenta, serta akademik menjadi dasar penilaian keberhasilan Sekolah Rakyat dari sisi murid,” pungkasnya.

Melalui evaluasi menyeluruh, Prof Nuh berharap terus mengalami perbaikan dan mampu memberikan dampak sosial yang nyata bagi para siswanya, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga kesehatan, karakter, dan pengembangan potensi diri. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru