29 C
Sidoarjo
Tuesday, April 7, 2026
spot_img

Kemenkop dan BPJS Kesehatan Perkuat Kolaborasi Layanan Melalui Kopdes

“ Kalau kita hitung rata-rata anggotanya 1.000 orang saja, berarti minimal ada 30 juta masyarakat desa dan kelurahan yang akan terfasilitasi (fasilitas kesehatan) di tahap pertama “

Jakarta, Bhirawa

Kementerian Koperasi (Kemenkop) memperkuat kolaborasi dengan BPJS Kesehatan untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, termasuk layanan apotek dan klinik, bagi masyarakat di desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

Kerja sama itu dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito di Jakarta, Selasa.

Zabadi dalam siaran pers resmi di Jakarta, Selasa, mengungkapkan rencana besar pemerintah untuk meluncurkan operasionalisasi 30.000 Kopdes Merah Putih pada Agustus mendatang.

“Kalau kita hitung rata-rata anggotanya 1.000 orang saja, berarti minimal ada 30 juta masyarakat desa dan kelurahan yang akan terfasilitasi (fasilitas kesehatan) di tahap pertama,” ujarnya.

Zabadi menambahkan potensi cakupan ini masih sangat luas mengingat terdapat 83.393 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Menurut dia, jika seluruh wilayah tersebut memiliki koperasi dengan rata-rata 1.000 anggota, maka lebih dari 80 juta orang bisa dipastikan mendapatkan hak layanan kesehatan.

Ia menekankan bahwa koperasi ke depan tidak hanya bergerak di sektor ekonomi, tetapi juga menjadi sentra layanan kesehatan melalui kehadiran apotek dan klinik.

Lebih lanjut, Zabadi menyoroti pentingnya kolaborasi antara Kopdes Merah Putih dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menurutnya, kedua entitas ini adalah “satu nyawa” yang bertujuan menyejahterakan masyarakat desa.

Berita Terkait :  Alfamart Malang Gelar Donor Darah dan Cek Jantung Gratis

Dengan total 139.000 koperasi yang saat ini eksis di Indonesia, potensi untuk mendorong kepesertaan BPJS Kesehatan dinilai sangat besar.

“Kami menyambut baik kerja sama ini dan akan terus mendorong seluruh anggota koperasi untuk menjadi peserta BPJS. Ini adalah hak bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito menambahkan bahwa cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencapai 98 persen dari total penduduk Indonesia.

Ia menyebut fokus utama dari kolaborasi ini adalah menjaga keberlangsungan program serta memastikan kualitas layanan kesehatan yang merata guna mencegah masyarakat jatuh miskin akibat beban biaya pengobatan.

“Hari ini kita melakukan penandatanganan MoU untuk bisa bekerja sama dalam rangka melaksanakan program JKN sampai ke desa, masuk ke ekosistem Koperasi Desa Merah Putih, kemudian ke ekosistem MBG dan SPPG ke daerah-daerah,” kata dia. [ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!