Jakarta, Bhirawa
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat agar tidak asal menyentuh bayi maupun anak-anak sebagai salah satu kelompok rentan guna mencegah penularan penyakit campak, khususnya saat musim libur Lebaran mendatang.
Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni mengatakan kebiasaan asal sentuh bayi maupun anak-anak, khususnya saat berkumpul bersama keluarga perlu dihindari karena meningkatkan potensi penularan terhadap penyakit campak.
“Kebiasaan asal sentuh bayi maupun balita begitu saat kita kumpul-kumpul, terutama saat lebaran sebaiknya memang dikurangi atau bahkan dihindari karena risiko penularan tinggi,” kata Andi dalam Konferensi Pers Update Kasus Campak di Indonesia yang diselenggarakan secara daring di Kota Jakarta pada Jumat.
Lebih lanjut, ia pun mengimbau kepada individu agar tidak melakukan aktivitas berkumpul atau berkerumun apabila memiliki tanda maupun gejala terindikasi campak.
Individu dengan gejala demam maupun ruam kemerahan, kata dia, sebaiknya menghindari kontak dengan individu sehat dan segera melakukan isolasi mandiri di rumah.
“Khusus kepada individu yang memiliki gejala demam, ada tanda-tanda suspek campak, seperti ruam, kemerahan, sebaiknya tidak kumpul-kumpul, kemudian tidak pergi ke tempat-tempat, termasuk tidak pergi ke tempat-tempat wisata dan juga ke tempat-tempat keramaian lainnya, sebaiknya di rumah saja seperti begitu,” tegas Andi.
Ia menilai pola peningkatan kasus campak dalam beberapa tahun terakhir nyatanya kerap berkaitan erat dengan periode libur panjang, yang memicu aktivitas berkumpul masyarakat.
“Kami perhatikan di sini ada hubungan antara kejadian kasus ini dengan adanya perayaan-perayaan yang bersifat berkumpul. Kami lihat tren selama 5 tahun terakhir. Kasus cenderung mulai meningkat pada awal tahun, ya, kemudian menurun begitu, dan kemudian akan naik lagi pada sekitar bulan Agustus, September, Oktober, November,” imbuhnya.
Karena itu, ia pun kembali mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksakan anggota keluarga ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala campak, serta mengurangi kontak dengan individu sehat.
“Apabila ada anggota keluarga, anak sakit, maka segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan. Kurangi kontak dengan orang sehat untuk mencegah penularan,” ujarnya. [ant.kt]


