Gresik, Bhirawa
Eskalasi keamanan di kawasan Timur Tengah imbas perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran berdampak terhadap sejumlah aspek, termasuk jalur penerbangan.
Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Gresik, mengimbau seluruh biro travel perjalanan umroh dan haji. Untuk memantau secara ketat kondisi jamaah umroh yang saat ini sedang berada di Arab Saudi
Kepala Kantor Kemenhaj Gresik, Lulus mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah dalam memastikan keamanan warga negara. Seiring mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis dan tidak menentu.
“Biro jasa travel umroh juga diimbau agar menunda keberangkatan para calon jemaah umroh yang sudah dijadualkan keberangkatannya dalam waktu dekat demi mempertimbangkan aspek keselamatan dan perlindungan hingga situasi kembali kondusif. Meski demikian, Kemenhaj meminta jamaah untuk menunggu hingga kondisi kembali kondusif.” ujarnya.
Sesuai imbauan dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu), agar perjalanan umrah sementara waktu bisa ditunda dulu. Karena situasi atau kondisi darurat konflik di Timur Tengah.
Kendati demikian juga belum menerima informasi jumlah total jemaah umroh asal Gresik yang saat ini sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci berharap pihak keluarga tetap tenang dan tidak panik.
“Meski situasi sedang tegang, tapi Pemerintah berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan serta menjamin perlindungan para jemaah.”ungkapnya.
Ditambahkan Tulus, secara regulasi kewenangan keberangkatan dan kepulangan jamaah umroh dari travel ada di pemerintah pusat, namun diharapkan pihak keluarga selalu berkoordinasi dengan jemaah masing-masing, yang saat ini sedang berada di Tanah Suci. [kim.kt]


