Surabaya, Bhirawa
Wilayah peternakan sapi perah di Jawa Timur menjadi perhatian khusus saat musim kemarau karena kebutuhan airnya yang jauh lebih tinggi dibanding daerah lain.
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto menyebutkan, daerah seperti Pasuruan dan Kota Batu membutuhkan pasokan air lebih besar karena selain untuk kebutuhan rumah tangga, air juga menunjang aktivitas peternakan.
“Di wilayah peternakan susu, kebutuhan air jauh lebih besar. Ini harus menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan penghasilan masyarakat,” ujarnya.
Air digunakan untuk minum ternak, pakan, kebersihan kandang, hingga menjaga kualitas susu. Oleh karena itu, penanganan kekeringan tidak bisa disamaratakan; pemerintah daerah diminta memetakan kebutuhan air sesuai karakteristik wilayahnya.
Masyarakat juga diimbau mengelola air secara bijak, seperti memanfaatkan kembali air rumah tangga dan menampung air hujan. BPBD Jatim juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan agar daya serap air tetap optimal. [fir.kt]


